4 Etika yang Bisa Kamu Ikuti Biar Gak Ditegur Warga Lokal Saat Berlibur ke Jepang

Topremit Sep 15, 2020

Setiap negara tentu mempunyai gaya khas dan etika masing-masing. Buat kamu berencana liburan ke Jepang setelah pandemi mereda, gak ada salahnya loh mempelajari etika di negara yang mendapatkan julukan Negeri Matahari Terbit tersebut. Biar kamu nggak ditegur dan merasa lebih nyaman saat liburan, yuk simak 4 etika berikut yang bisa kamu ikuti agar tak ditegur warga lokal di Jepang.  

1. Budayakan Mengantri

Nah, budaya Jepang soal antri mengantri ini sih sudah terkenal banget nih di mata dunia. Kalau kamu datang berkunjung ke Jepang, ini jadi salah satu hal yang harus kamu biasakan ya.

Apa pun lokasi yang akan kamu datangi, kamu harus biasakan budaya mengantri sesuai jalur yang sudah dibuat.

Misalnya, ketika antri naik kereta, ketika pintu kereta terbuka, kamu harus mendahului penumpang yang turun. Kalau semua penumpang sudah turun, baru deh kamu boleh naik.

Itu pun tetap sesuai antrian ya. Jangan memaksa masuk dan menyerobot barisan. Kamu bisa jadi tontonan orang-orang loh.

2. Jalan Sambil Makan

Walaupun ada banyak street food di Jepang, bukan berarti makan sambil jalan itu dianggap normal.

Orang Jepang menilai makan sambil berjalan itu mengganggu. Kenapa? karena kamu bisa saja menumpahkan makanan ke orang lain ketika berjalan.

Jadi, ketika jajan, gak ada salahnya kamu menepi dulu untuk menghabiskan makananmu. Baru deh lanjutin perjalanan kamu.

3. Telepon di Kereta

Ternyata di Jepang sendiri, menelepon di kereta itu dianggap tidak sopan. Kalau di Indonesia, kamu pasti sering ngeliat orang telepon di kereta kan?

Bahkan kadang suara teleponnya pun cukup keras sampai kita yang dekat pun bisa mendengar suara si penelpon. Di Jepang, kebiasaan kaya gini dilarang dan dianggap kurang sopan.

Kamu harus silent atau pasang mode getar di ponsel ketika naik kereta ya. Apalagi kalau kamu duduk atau berdiri di dekat kursi prioritas.

Jangan sampai bunyi telepon mu mengganggu penumpang terutama yang duduk di kursi prioritas. Petugas atau penumpang lain gak bakal segan untuk menegur kamu.

4. Buanglah Sampah pada Tempatnya

Nah, kalau ini sih sebenarnya etika yang ada di semua negara. Hanya aja, kalau di Jepang, hampir semua tempat sampah sudah disiapkan sesuai kategori.

Dari mulai kertas, plastik, sampah organik sampai sampah kaleng. Kamu gak perlu khawatir kebingungan membaca tulisan di tempat sampah.

Sebagian besar tempat sampah di Jepang, gak cuma kasih tulisan aja kok. Mereka juga kasih gambar di masing-masing tempat sampah.

Nah, itu tadi empat etika yang gampang buat kamu pelajari sebelum berlibur ke Jepang. Walau itu etika di Jepang, tapi gak ada salahnya loh kamu menerapkan hal tersebut ketika berada di Indonesia maupun negara lainnya.

Karena empat etika tersebut sebenarnya hampir sama dengan etika di seluruh negara. Dan, berlibur dengan etika itu gak bakal mengurangi keseruan liburan kamu kok.

Semoga membantu!