12 Dewa-Dewi Yunani Penguasa Utama Olimpus

yunani Nov 2, 2023

Mitologi Yunani selalu punya daya tarik tersendiri untuk diulik. Melalui mitologi tersebut, kita diajak untuk menjelajahi kisah-kisah heroik, konflik, hingga interaksi para dewa, terutama 12 Dewa Olimpus, dengan dunia manusia. Berikut 12 dewa-dewi Yunani penguasa utama Olimpus yang terdiri atas dewa keturunan awal dan dewa keturunan Zeus.

Zeus: Raja Para Dewa

Zeus
Zeus

Zeus, salah satu dewa dalam mitologi Yunani yang sangat terkenal, merupakan anak bungsu dari Titan Cronus dan Titaness Rhea. Zeus dapat mengendalikan iklim, cuaca, hingga takdir. Simbol yang menggambarkan Zeus adalah petir, banteng, elang, dan pohon ek. Saat dewasa, ia menggulingkan tahta ayahnya sehingga menyebabkan dirinya menjadi penguasa Olimpus. Dalam Theogonia (puisi kuno) karya Hesiodos, Zeus juga disebut sebagai “Ayah para dewa dan manusia”. Selain itu, Zeus terkenal memiliki anak-anak yang berasal dari banyak wanita selain istrinya, Hera.

Dalam legenda diceritakan bahwa Zeus membagi dunia menjadi tiga bagian, yaitu langit dengan dirinya sendiri sebagai penguasa, laut dengan Poseidon sebagai penguasa, dan dunia bawah (alam kematian) yang dikuasai oleh Hades. Zeus memiliki beberapa padanan dalam mitologi lain, yaitu Jupiter dalam mitologi Romawi, dan Thor dalam mitologi Nordik.

Hera: Ratu Olimpus

Hera
Hera

Hera adalah kakak perempuan sekaligus istri Zeus. setelah menikah dengan Raja Para Dewa tersebut, Hera resmi menjadi ratu Olimpus. Dari pernikahannya dengan Zeus, ia memiliki tiga anak, yaitu Ares, Hebe, dan Eileithyia. Namun versi lain menyatakan bahwa Hera dan Zeus memiliki anak lain bernama Hephaestus yang dibuang dari Olimpus karena buruk rupa.

Selain Ratu Para Dewa, Hera juga disebut sebagai Dewi Pelindung Pernikahan serta Dewi Pengorbanan dan Kesetiaan yang penuh dengan keagungan. Ia digambarkan selalu mengenakan mahkota berbentuk lingkaran yang polos, mahkota ini merupakan jenis mahkota yang biasa dipakai oleh beberapa dewi berkuasa. Simbol yang sering digunakan untuk menggambarkan Hera adalah sapi dan merak.

Poseidon: Penguasa Lautan

Poseidon
Poseidon

Dewa satu ini adalah saudara Zeus dari orang tua yang sama. Selain sebagai penguasa lautan, Poseidon juga memiliki peran sebagai dewa gempa dan bapak bangsa kuda yang bersenjatakan trisula. Dia memiliki anak yang berbeda dari kebanyakan dewa pada umumnya, yaitu Pegasus si kuda bersayap, Cyclops Polyphemus si dewa dengan satu mata, serta Triton yang memiliki tubuh setengah manusia dan setengah ikan. Dalam mitologi Romawi, Poseidon memiliki padanan dengan nama Neptunus.

Ares: Dewa Perang

Ares
Ares

Ares adalah salah satu anak dari Zeus dan Hera. Ares dikenal sebagai dewa perang yang menguasai alat-alat perang, pemberontakan, pertahanan kota, penyerangan, pemberontakan, hingga keberanian. Ia memiliki dua pengawal utama yang bernama Fobos dan Deimos. Dalam mitologi Romawi, Ares disamakan dengan Mars. Di dunia nyata sendiri, planet Mars juga memiliki dua buah bulan yang dinamai berdasarkan nama pengawal-pengawal Ares. Selain itu, Ares juga digambarkan sebagai dewa yang penuh kemarahan. Ia selalu diliputi oleh api, mengenakan baju zirah perang, memakai pelindung kepala, dan membawa tombak.

Hephaestus: Dewa Pengrajin

Hephaestus
Hephaestus

Hephaestus atau dewa pengrajin diklaim sebagai salah satu putra Zeus dan Hera yang memiliki nasib sedikit kurang menguntungkan. Dalam mitologi, dikisahkan bahwa Hera mengasingkan Hephaestus ke luar Olimpus karena fisiknya yang tidak sempurna. Namun versi lain juga menyebutkan bahwa Hera melahirkan Hephaestus tanpa suami karena ia iri dengan Zeus yang bisa melahirkan Athena sendirian.

Sebagai dewa pengrajin, Hephaestus mahir menggunakan palu dan alat pandai besi lain hingga bisa menciptakan baju perang untuk Achilles. Inilah yang menyebabkan Hephaestus disimbolkan dengan palu dan besi landasan, bahkan penggambaran sosoknya seringkali dilengkapi dengan kapak. Dalam mitologi Romawi, Hephaestus dinamai sebagai Vulkanus. Hephaestus memiliki istri cantik jelita bernama Aphrodite, namun sayang Aphrodite berselingkuh dengan Ares.

Aphrodite: Dewi Cinta

Aphrodite
Aphrodite

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Aphrodite adalah istri dari Hephaestus. Terkenal memiliki kecantikan jauh di atas rata-rata, ia bahkan membuat Zeus was-was hal itu akan mengakibatkan perpecahan di antara para dewa untuk memperebutkan Aphrodite. Inilah yang menyebabkan Aphrodite dinikahkan dengan Hephaestus.

Namun, Aphrodite, yang juga dinamai sebagai Venus dalam mitologi Romawi ini dikisahkan memiliki beberapa kekasih, baik dari kalangan dewa seperti Ares, dan dari kalangan manusia misalnya Anchises. Ia juga diklaim memiliki beberapa anak, salah satunya Eros (Cupid), si dewa asmara. Aphrodite identik dengan beberapa hewan, di antaranya adalah burung dara, burung gereja, dan angsa.

Athena: Dewi Kebijaksanaan

Athena
Athena

Athena merupakan simbol kebijaksanaan, kecerdasan, pendidikan, dan keindahan jiwa. Ia juga dikaruniai kemampuan untuk menyusun strategi perang yang handal. Athena digambarkan memakai pakaian perang, lengkap dengan pelindung kepala,  serta memegang perisai dan tombak. Athena dianggap sebagai pelindung Kota Athena sejak zaman Yunani Kuno dan memiliki hewan kesayangan berupa burung hantu kecil.

Dikisahkan Athena pernah mengutuk Medusa yang rupawan menjadi monster dengan kepala dipenuhi ular. Dalam Mitologi Romawi, Athena disamakan dengan Minerva. Di kalangan masyarakat Yunani, Athena memiliki gelar lain yaitu Parthenos yang berarti perawan, ini disebabkan karena ia tidak pernah punya kekasih.

Apollo: Dewa Panahan

Apollo
Apollo

Apollo punya saudari kembar bernama Artemis, keduanya merupakan anak dari Zeus dan Leto. Selain dewa pelindung para pemanah, Apollo juga dapat mengendalikan matahari, menyembuhkan, dan memimpin para muse (dewi musik dan nyanyian). Oleh karena itu, Apollo termasuk salah satu dewa paling ditakuti dan menjadi dewa penting di Olympus. Sayangnya, Apollo yang berwajah tampan dikenal memiliki kesombongan yang luar biasa, ia berpikir bahwa setiap wanita akan menyukainya. Tapi kenyataannya, kisah cinta Apollo selalu berakhir buruk hingga menyebabkan ia selalu diselimuti kemarahan.

Artemis: Dewi Perburuan

Artemis
Artemis

Saudari kembar dari Apollo ini disebut sebagai dewi perburuan, perbukitan, alam liar, dan hewan liar. Ia pun dianggap suci dan dijadikan sebagai pelindung serta penghalau penyakit dari para wanita. Ia juga dewi yang sering membantu proses kelahiran. Artemis digambarkan membawa busur dan ditemani seekor rusa. Di antara para dewa Olimpus, Artemis dan Apollo digadang-gadang memiliki kemampuan memanah terbaik. Dalam mitologi Romawi, Artemis dihubungkan dengan Diana.

Demeter: Dewi Pertanian dan Kesuburan

Demeter
Demeter

Salah satu istri Zeus, Demeter, merupakan dewi yang dapat mengendalikan kesuburan tanah, panen, dan musim. Ia juga diklaim sebagai dewi yang mengajarkan cara bercocok tanam kepada manusia sehingga mata pencaharian mereka bergeser dari berburu dan meramu menjadi bercocok tanam. Dari Zeus, Demeter memiliki anak bernama Persephone yang kemudian diculik oleh Hades dan dibawa ke dunia bawah untuk dijadikan istri. Konon, diculiknya Persephone inilah yang mengakibatkan terciptanya empat musim. Demeter merasa sangat sedih akan kepergian anaknya yang mengakibatkan bumi mengalami musim dingin. Namun, saat Persephone mengunjungi ibunya, Demeter merasa senang hingga bumi menjadi berada dalam musim semi.

Dionysus: Dewa Pesta

Dionysus
Dionysus

Dikenal sebagai anak dari Zeus dengan seorang manusia bernama Semele, Dionysus diasosiasikan sebagai dewa pesta di antara 12 dewa Olimpus. Ia selalu ingin menghilangkan kekhawatiran melalui alat musik aulos. Di zaman Yunani kuno, para pemujanya akan menari dan berpesta sambil minum anggur untuk menghormati dewa satu ini. Dionysus digambarkan sering menaiki kereta perang yang ditarik oleh harimau dan membawa tongkat thirsos. Hewan yang dikeramatkan untuknya adalah banteng.

Hermes: Dewa Penunjuk Jalan

Hermes
Hermes

Hermes adalah dewa pelindung perbatasan serta para petualang, pembawa pesan para dewa untuk disampaikan kepada manusia, dan penunjuk jalan untuk para roh menuju dunia bawah. Oleh karena itu, Hermes bisa melintasi tiga dunia berbeda, yaitu dunia para dewa, dunia manusia, dan dunia bawah atau kematian, tanpa hambatan. Ia merupakan anak dari Zeus dan Maia.

Hermes digambarkan sebagai dewa yang mengenakan topi dengan tepi lebar, sandal bersayap, dan tongkat, dengan pakaian seperti petualang atau penggembala. Konon, Hermes memiliki beberapa anak dari beberapa wanita, di antaranya adalah Eros dan Tikhe dari Aphrodite, Pan dari Driope, serta Abderos dari Eponim.

Itulah 12 dewa-dewi Yunani penguasa Olimpus. Topik tentang mereka masih sering menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat dunia karena dinilai rumit sekaligus menarik. Bahkan banyak buku yang mengangkat kisah para dewa tersebut atau menjadikannya sebagai inspirasi. Selain itu, masyarakat Yunani menganggap kisah-kisah mereka sebagai bagian dari sejarah negaranya.

Tags

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.