Anti Ketipu! Ini Cara Bayar Supplier di Luar Negeri ala Topremit
Bayar supplier di luar negeri sering dianggap ribet dan banyak risiko, mulai dari salah kirim uang, biaya bank yang tiba-tiba membengkak, sampai supplier yang hilang setelah dibayar. Padahal, proses pembayaran lintas negara ini bisa sangat aman selama kamu mengikuti langkah yang benar.
Di sini kamu akan dipandu untuk membayar supplier di luar negeri dengan aman. Ikuti petunjuk praktisnya di bawah ini ya.
Cara Bayar Supplier di Luar Negeri
Berikut cara bertransaksi yang bisa kamu ikuti agar terhindar dari penipuan dan salah transfer.
1. Verifikasi dengan Supplier Sebelum Bayar
Memilih supplier itu harus teliti. Pastikan kamu cek legalitas perusahaan dan alamat fisik supplier memang nyata. Saat membeli produk, pastikan kamu memverifikasi hal-hal di bawah ini:
- Minta Proforma Invoice yang resmi untuk produk yang kamu pesan
- Minta foto/video barang real-time
- Cek reputasi supplier dan produk di marketplace atau forum importir
- Hindari supplier yang hanya mau menerima pembayaran dari layanan yang tidak resmi.
Supplier yang resmi dan profesional tidak akan keberatan memberikan dokumen apa pun yang kamu butuhkan. Untuk itu, jangan lewatkan pemeriksaan keseluruhan terhadap produk yang kamu pesan. Jangan lupa minta juga untuk dikirimkan sample produk jika kamu tidak keberatan dengan biaya pengirimannya dan kalau kamu berencana untuk membeli produk dalam jumlah besar.
2. Siapkan Dokumen Pembayaran yang Valid
Pembayaran internasional wajib didukung oleh dokumen-dokumen di bawah ini agar aman dan membantu kelancaran proses pemeriksaan juga dari bea cukai:
- Proforma Invoice (PFI): Berupa nota yang berisi detail barang dan menjadi bentuk kesepakatan harga awal antara penjual (eksportir) dan pembeli (importir).
- Commercial Invoice (CI): Berupa nota tagihan final yang berisi detail barang yang dipesan. Dibuat setelah terbentuknya kesepakatan resmi antara penjual dan pembeli.
- Purchase Order (PO): Dokumen bukti pemesanan yang kamu kirim ke supplier untuk membeli barang. Dokumen ini berisi nama barang yang dipesan, jumlah, harga yang disepakati, dan syarat-syarat transaksi.
- Packing List: Berisi rincian fisik barang yang dikirim. Dokumen ini mencantumkan detail seperti jenis barang, jumlah per karton, berat, volume, jumlah koli/palet, dan sebagainya.
- Detail rekening supplier: Mulai dari nama pemilik rekening, nomor rekening bank, dan kode SWIFT jika mau bayar supplier via layanan SWIFT.
Oiya, agar terhindar dari penipuan, pastikan nama perusahaan di invoice sesuai dengan nama penerima rekening bank tujuan kamu ya.
3. Pilih Metode Pembayaran Internasional yang Aman
Berikut metode pembayaran yang umum digunakan untuk transaksi antar negara:
- Telegraphic Transfer (TT via SWIFT): Cocok untuk transaksi besar, tapi rawan biaya tambahan dari bank koresponden.
- Layanan remitansi bank/non-bank: Pilihan paling efisien baik untuk importir pemula, hingga pembeli rutin. Biaya dan kurs yang ditawarkan cenderung lebih rendah, transfer lebih cepat karena tidak selalu melalui bank koresponden. Contohnya seperti Topremit.
- Letter of Credit (L/C): Sistem pembayaran diikuti pernyataan bahwa bank importir mengakui transaksi dan dinyatakan sah. Cocok untuk transaksi bernilai ratusan miliar, tapi biaya transfernya lebih mahal dan rumit.
4. Lakukan Pembayaran dengan Benar
Untuk membayar ke supplier, pastikan untuk melengkapi dan periksa ulang detail penerima di bawah ini:
- Nama penerima sesuai invoice
- Nomor rekening penerima sesuai dengan nama penerima
- SWIFT Code sudah benar
- Mata uang yang dikirim sudah sesuai
- Nominal yang dimasukkan sesuai dengan yang tertera di Commercial Invoice.
Nah, jika data yang kamu isi sudah benar, kamu bisa lanjut ke proses pembayaran.
5. Kirim Bukti Transfer & Konfirmasi ke Supplier
Supplier biasanya baru memproses pengiriman setelah menerima bukti pembayaran. Oleh karena itu kamu harus segera mengirim bukti transfer agar produk yang kamu pesan bisa segera dikemas. Kalau menggunakan layanan remitansi saat pembayaran seperti Topremit, kamu bisa langsung download invoice-nya dan mengirimnya langsung ke supplier tanpa perlu lama menunggu.
Kalau kamu lagi mencari layanan transfer uang yang praktis, Topremit bisa jadi pilihan terbaik kamu. Karena, meski transaksi bisnis ke luar negeri cenderung rumit dan bermodal besar untuk keamanannya, di Topremit transaksi dalam nominal besar sekalipun bisa selesai hanya dalam hitungan menit dengan biaya transfer murah dan terjamin aman 100%.
Yuk, lihat cara mudah transaksi pakai Topremit di bawah ini.
Cara Membayar Supplier Pakai Topremit
- Daftar & verifikasi akun: Masukkan alamat e-mail, nomor telepon, detail bank beserta KTP/Paspor. Hal ini penting untuk menjamin kebenaran data kamu sebagai pengirim.
- Klik tombol ‘Kirim’: Kamu bisa klik ikon pesawat kertas di aplikasi Topremit untuk segera memulai transaksi.
- Pilih negara tujuan dan masukkan nominal uang yang dikirim: Topremit mendukung pembayaran dari Indonesia hingga ke 90+ negara. Bukan hanya itu biaya dan estimasi waktu tiba juga langsung ditampilkan di awal.
- Pilih layanan transfer & isi detail penerima: Topremit menyediakan berbagai jenis layanan transfer uang, jadi kamu bisa pilih sesuai keperluan kamu. Jangan lupa untuk isi data penerima dengan benar.
- Bayar melalui metode yang tersedia & dapatkan bukti pembayaran lengkap: Kamu bisa melakukan pembayaran melalui virtual account atau melalui bank transfer.
Nah, itu dia cara mudah membayar supplier di luar negeri pakai Topremit. Dengan proses transfer yang mudah, biaya transparan, dan fitur pelacakan transaksi real-time, kamu jadi bisa lebih tenang saat bertransaksi bisnis ke luar negeri.
Oiya, berbicara soal keamanan, Topremit juga sudah berizin dan diawasi oleh Bank Indonesia, sehingga setiap transaksi kamu akan terlindungi. Yuk, wujudkan proses transfer bisnis yang jauh lebih sederhana dan aman dengan Topremit.
Referensi
- Cara Menggunakan Topremit | Topremit
- Catat! Ini 12 Dokumen Wajib untuk Bisnis Impor Kamu | Topremit