Bank Koresponden & Perannya dalam Transaksi Internasional
Tahukah kamu? Bank koresponden sangat berperan penting dalam transaksi lintas negara. Yuk, kenali lebih peran dan fungsi dari bank ini di artikel ini.
Kalau kamu pernah mengirim uang ke luar negeri lewat bank atau layanan berbasis SWIFT, kamu mungkin sering bertemu istilah bank koresponden.
Bank koresponden adalah bank perantara yang membantu proses transaksi antar dua bank yang tidak memiliki hubungan langsung di dua negara berbeda. Perannya tentu saja sangat penting, dengan adanya bank ini kita bisa menikmati proses pengiriman uang lintas negara.
Yuk, lihat selengkapnya tentang bank koresponden di bawah ini.
Peran Utama Bank Koresponden

Bank koresponden adalah bank mitra di luar negeri yang bekerja sama dengan bank domestik (misalnya bank di Indonesia) untuk memfasilitasi transaksi keuangan internasional. Ini dia berbagai tugas utama dari Bank Koresponden:
1. Menjadi Jembatan Antarbank di Negara Berbeda
Bank koresponden bertindak sebagai perantara agar dua bank yang tidak memiliki hubungan langsung tetap bisa saling mentransfer uang lintas negara.
Misalnya: Bank A di Indonesia ingin kirim uang ke Bank C di AS, maka Bank A memanfaatkan bank koresponden yang sudah memiliki rekening dan jaringan di AS, misalnya Bank B di Singapura.
2. Memfasilitasi Transaksi Valuta Asing
Karena remitansi melibatkan berbagai mata uang (USD, EUR, JPY, dll), bank koresponden juga membantu melakukan:
- Mengonversi mata uang (foreign exchange)
- Menyediakan kurs antarbank yang jadi dasar perhitungan transaksi internasional
- Menyalurkan uang dalam valuta yang sesuai
3. Memastikan Transaksi Aman & Sesuai Regulasi
Bank koresponden turut juga memastikan semua transaksi wajib:
- Mematuhi aturan anti pencucian uang (AML):
Artinya bank koresponden wajib memantau transaksi yang tampak mencurigakan, mencegah uang hasil kejahatan (contohnya: penipuan, narkotika, terorisme) masuk ke sistem perbankan, dan melaporkan transaksi dalam jumlah yang tak wajar meski legal ke pengawas keuangan untuk diselidiki lebih lanjut.
- Mengikuti standar internasional (SWIFT, FATF)
Artinya proses transaksi wajib lewat sistem komunikasi antarbank yang aman (SWIFT) serta mematuhi aturan dari FATF (Financial Action Task Force) untuk mencegah pencucian uang dan kejahatan keuangan.
- Melalui proses verifikasi dan validasi penerima/pengirim
Artinya, bank koresponden berhak memeriksa identitas pengirim dan penerima, memastikan nama pihak yang terlibat transaksi tidak masuk daftar hitam/sanksi internasional, dan memastikan tujuan transaksi sesuai dengan profil nasabah bank tujuan.
Nah, salah satu penyebab transaksi terhambat atau terlambat adalah karena saat uang sampai di bank koresponden ada proses pemeriksaan uang kembali. Jadi, agar transaksi tidak terhambat karena mencurigakan, pastikan kamu tidak mengirim melebihi limit transfer yang sudah ditentukan oleh layanan remitansi pilihan kamu dan memastikan detail tujuan transaksi jelas dan tepat, ya.
4. Menjamin Kecepatan & Kepastian Uang Sampai
Dengan jaringan luas di seluruh dunia, bank koresponden dapat:
- Mengirim uang ke bank penerima lebih cepat (bahkan di hari yang sama)
- Menyediakan layanan “Full Amount” agar dana diterima utuh tanpa potongan oleh penerima
5. Mendukung Kegiatan Ekspor-Impor & Bisnis Global
Bagi importir dan eksportir, bank koresponden berperan dalam membantu pembiayaan perdagangan internasional, mulai dari membayar ke supplier luar negeri hingga membuat Letter of Credit (L/C). Tanpa bank koresponden, bank lokal tidak bisa langsung mentransfer ke rekening di luar negeri, kecuali bank di negara tujuan memiliki koneksi dengan bank lokal.
Mekanisme Hubungan Koresponden Antarbank

Agar 2 bank beda negara dapat membentuk hubungan koresponden, salah satu bank perlu membuat rekening “nostro” (rekening milik bank A yang disimpan di bank B di luar negeri, dalam mata uang asing). Kadang juga bisa membuka rekening “vostro” (rekening milik bank luar yang disimpan di bank lokal).
Tujuannya agar kedua bank bisa saling mengakses sistem pembayaran lintas negara tanpa perlu punya cabang di luar negeri.
Cara Kerja Bank Koresponden dalam Jaringan SWIFT
Berikut adalah alur pengiriman uang melalui bank koresponden dalam jaringan SWIFT :
- Nasabah atau bank pengirim membuat instruksi transfer ke rekening bank penerima di luar negeri.
- Sistem bank pengirim akan memeriksa ada atau tidaknya hubungan langsung dengan bank penerima. Jika ada hubungan langsung, uang akan dikirim langsung melalui jaringan SWIFT. Jika tidak ada hubungan langsung, maka transaksi akan dialihkan melalui bank koresponden.
- Bank koresponden kemudian menarik uang dari rekening nostro milik bank pengirim (atau menambah saldo di rekening vostro). Selanjutnya melakukan verifikasi keamanan transaksi (seperti pengecekan AML) dan memproses transaksi.
- Setelah uang diteruskan, bank penerima menerima instruksi pengiriman dari bank koresponden dan mengkreditkan uang tersebut ke rekening penerima.

Dengan sistem rekening nostro/vostro, remitansi internasional bisa berjalan meskipun bank pengirim dan penerima tidak memiliki hubungan kemitraan langsung.
Pengaruh Bank Koresponden pada Proses Remitansi
Dengan adanya bank koresponden saat kirim uang lintas negara, artinya proses transaksi memiliki alur tambahan dalam pengirimannya, sehingga membuat:
1) Adanya penambahan biaya pengiriman
Pengguna layanan juga wajib membayar biaya operasional dari bank koresponden. Biaya tersebut biasanya disebut biaya koresponden (correspondent fee). Biaya ini berkisar antara $25-50 (sekitar IDR 417k - 834k).
2) Waktu transfer bisa lebih lama
Salah satu faktor transfer uang ke luar negeri bisa lebih lama karena dari bank koresponden memerlukan waktu untuk pengecekan AML. Selain itu, perbedaan zona waktu tiap negara bisa sangat jauh, di Indonesia bisa saja masih siang, tapi di Jerman sudah malam. Hal itu tentunya akan mempengaruhi perbedaan jam operasional tiap bank antar negara.
Walaupun begitu, keberadaan bank koresponden tetap penting karena menjadi jembatan utama dalam transaksi lintas negara, terutama melalui jaringan SWIFT.
Salah satu jasa remitansi yang menyediakan transaksi via SWIFT adalah Topremit. Jadi, jika kamu membutuhkan pengiriman via SWIFT dengan biaya transfer lebih hemat, kamu bisa memanfaatkan jasa remitansi ini.
Namun, bukan hanya itu, Topremit juga memiliki layanan pengiriman non-SWIFT yang memungkinkan transaksi lebih cepat dan dengan harga yang jauh lebih terjangkau, tanpa perlu melalui bank koresponden.
Tertarik untuk cobain Topremit? Yuk, langsung aja download aplikasinya!
Referensi
- What Is Correspondent Banking? | GoCardless
- What Is Correspondent Banking And Why Does It Matter? | Facctum
- Apa Itu Remitansi? | Topremit
- Kenali SWIFT: Definisi, Fungsi & Cara Kerjanya | Topremit
Read more



