Cek! Ini Kriteria Layanan Remitansi yang Aman

Sebenarnya kriteria untuk menentukan apakah layanan remitansi yang kamu gunakan bukan layanan ilegal terletak pada lisensi resmi yang dimiliki layanan tersebut dari Bank Indonesia. Tapi, apakah lisensi saja cukup untuk memastikan layanan tersebut aman dan bisa diandalkan untuk kirim uang ke luar negeri tanpa kendala? Tentu tidak.

Di artikel ini, kamu akan dipandu untuk memilih layanan remitansi yang bukan hanya berizin resmi, tetapi juga aman secara sistem dan mampu memberi kenyamanan selama proses transaksi.

Ciri-Ciri Layanan Remitansi yang Aman

Layanan remitansi yang aman memiliki sejumlah faktor di bawah ini. Perhatikan perbedaannya jika dibandingkan dengan layanan yang tidak aman/ilegal:

Aspek

Layanan Aman

Layanan Tidak Aman

Legalitas & Izin usaha 

Terdaftar di Bank Indonesia dan memiliki izin usaha Penyelenggara Transfer Dana (PTD)

Tidak memiliki izin resmi dari Bank Indonesia

Tracking Transaksi

Transaksi bisa dilacak hingga sampai ke penerima

Uang tidak bisa dilacak dan tidak ada estimasi pengiriman yang jelas

Customer Service

Mudah dihubungi, bahkan tersedia banyak opsi untuk berkomunikasi.

Sulit dihubungi bahkan tidak merespons keluhan

Selain faktor di atas, layanan remitansi yang aman biasanya juga memiliki jejak digital yang jelas seperti situs resmi, alamat kantor, hingga ulasan positif dari pengguna.

Cara Mengetahui Layanan Remitansi yang Aman

Kamu bisa pastikan layanan remitansi/pengiriman uang yang kamu pakai aman dengan cara dibawah ini:

1) Cek di Situs Resmi Bank Indonesia

  • Masuk ke laman “Daftar Lembaga Berizin” di website Bank Indonesia.
  • Ketik nama perusahaan atau aplikasi remitansi. 

2) Transaksi Kamu Bisa Dilacak

  • Layanan remitansi yang aman mampu menyediakan informasi secara transparan terkait status transaksi kamu.

3) Customer Service Jelas & Responsif

  • Kalau ada pengguna yang mengalami masalah transaksi atau butuh bantuan, layanan mampu menyediakan kontak CS yang mudah dihubungi.

Kapan Harus Waspada Menggunakan Layanan Remitansi?

Ada beberapa situasi di mana kamu sebaiknya ekstra hati-hati:

  • Saat diminta untuk transfer uang ke rekening pribadi
  • Saat menerima link dari nomor pribadi yang mengatasnamakan layanan resmi
  • Saat penawaran biaya atau kurs terlalu murah tanpa penjelasan
  • Saat aplikasi atau admin meminta data pribadi seperti PIN, OTP, atau foto KTP via chat

Jika mengalami hal-hal mencurigakan di atas, sebaiknya hentikan transaksi dan pastikan layanan tersebut benar.

Contoh Layanan Remitansi Resmi di Indonesia

Untuk memudahkan kamu, berikut contoh layanan remitansi yang sudah berizin resmi dari Bank Indonesia sebagai Penyelenggara Transfer Dana (PTD):

Kategori

Nama Layanan

Status

Bank

BCA, Mandiri, BNI, CIMB Niaga

PTD Resmi BI

Fintech

Topremit, Wise, Western Union

PTD Resmi BI

Bukan hanya memiliki izin resmi dan sistem keamanan yang memenuhi standar Bank Indonesia, semua layanan di atas sudah dikenal luas dan banyak dipercaya penggunanya untuk kirim uang ke luar negeri.

Termasuk Topremit, layanan ini telah diakui BI sebagai Penyedia Jasa Transfer Uang Terbaik pada 2019 & 2022 dan telah dipercaya oleh lebih dari 250,000 pengguna.

Peran Bank Indonesia untuk Menentukan Remitansi yang Aman

Dalam hal ini, Bank Indonesia (BI) berperan penting untuk menetapkan aturan ke semua layanan keuangan di Indonesia. Dalam remitansi, peran bank sentral ini adalah:

1) Memberi Izin Resmi

Setiap layanan remitansi yang legal harus punya izin Penyelenggara Transfer Dana (PTD) dari BI. Kalau tidak punya izin ini, artinya layanan itu ilegal.

2) Menetapkan Standar Keamanan

BI juga mengatur standar keamanan sistem supaya uang pengguna layanan tetap aman selama pengiriman. Mulai dari keamanan data, Anti Money Laundering (AML) sampai sistem transaksi yang aman, semua wajib dipenuhi oleh layanan remitansi yang resmi.

3) Melindungi Konsumen

Kalau ada masalah transaksi, atau bahkan ada dugaan penipuan, pengguna layanan yang berlisensi bisa lapor langsung ke BI.  Laporan ini akan ditindaklanjuti sesuai PBI No.3 tentang Perlindungan Konsumen. Jadi, ada jalur resmi buat cari keadilan.

Sekarang kamu sudah tahu cara menentukan layanan remitansi yang aman, kan? Jadi, kalau nanti mau kirim uang ke luar negeri, kamu tinggal pilih saja layanan yang resmi, berlisensi, dan transparan agar tidak was-was tiap bertransaksi.

Contohnya seperti Topremit . Bukan hanya punya izin resmi, tapi dengan layanan ini kamu bisa kirim dari Indonesia ke 90+ negara, dan yang paling penting, biayanya murah dan waktu sampainya mulai dari hitungan menit aja. Sudah aman, nyaman juga!

Referensi

Read more

Apa Itu Remitansi?
Remitansi adalah sebuah proses pengiriman uang lintas negara yang sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang, mulai dari bisnis hingga pendidikan. Yuk, pelajari lebih di bawah ini!