Layanan SWIFT vs Non-SWIFT: Mana Pilihan yang Tepat untuk Kamu?

Saat melakukan transfer ke luar negeri, kamu biasanya akan menemukan dua pilihan metode: SWIFT dan Non-SWIFT. Keduanya sama-sama bisa digunakan untuk mengirim uang ke luar negeri, tetapi memiliki mekanisme kerja, kecepatan, dan biaya yang berbeda. Karena itu, penting untuk memahami kapan sebaiknya menggunakan masing-masing layanan.

Pengenalan Layanan SWIFT & Non-SWIFT

SWIFT

SWIFT (The Society for Worldwide Interbank Telecommunication) adalah jaringan komunikasi global yang digunakan bank untuk mengirim instruksi pembayaran ke bank lain di negara berbeda. Metode ini umum digunakan jika tujuan transfer adalah rekening bank di luar negeri, jenis penerima (yang disarankan) adalah universitas, perusahaan, atau institusi resmi, dan transaksi bernilai tinggi.

Apa Saja yang Dibutuhkan untuk Transaksi SWIFT?

Agar transaksi kamu bisa sampai ke rekening yang tepat, kamu perlu memasukkan kode SWIFT bank tujuan. Ini adalah kode identifikasi bank internasional yang terdiri dari 8–11 karakter, digunakan agar bank pengirim dapat menemukan bank penerima dengan tepat.

Contoh format:

AAAA BB CC DDD

Penjelasan kode:

  • AAAA = Kode bank
  • BB = Kode negara
  • CC = Kode lokasi
  • DDD = Kode cabang (opsional)

Tanpa kode SWIFT yang benar, transaksi SWIFT bisa tertunda atau ditolak. Selain itu, kamu juga perlu menyertakan detail informasi di bawah ini agar uang bisa diterima di rekening yang tepat:

  • Nama pengirim & penerima
  • Nomor rekening pengirim & penerima
  • Nama bank pengirim & penerima
  • Alamat pengirim & penerima
  • Tujuan transaksi

Kelebihan SWIFT:

  • Jangkauan sangat luas, digunakan oleh lebih dari 11.000 lembaga keuangan di 200+ negara.
  • Cocok untuk perusahaan dan institusi resmi yang membutuhkan standar keamanan tinggi.
  • Dapat mengirim dana ke berbagai negara meskipun bank pengirim dan penerima tidak terhubung langsung.

Kekurangan SWIFT:

  • Biaya transfer lebih tinggi, termasuk potensi biaya tambahan dari bank perantara.
  • Waktu proses bisa lebih lama, biasanya antara 1–5 hari kerja.
  • Adanya bank koresponden dalam proses pengiriman dapat menambah waktu dan biaya transaksi.

Layanan Non-SWIFT

Berbeda dengan SWIFT, layanan Non-SWIFT tidak menggunakan jaringan SWIFT, melainkan memakai partner langsung, jaringan lokal di negara tujuan, atau sistem internal dari penyedia layanan. 

Contohnya, jika kamu kirim uang ke Filipina lewat Topremit, uang bisa langsung diterima di rekening bank lokal disana, tanpa perlu melewati jaringan SWIFT yang memakan waktu beberapa hari. 

Apa Saja yang Dibutuhkan untuk Transaksi Non-SWIFT?

Untuk mengirim uang dengan layanan Non-SWIFT, biasanya kamu perlu untuk mengisi data di bawah ini:

  • Nama lengkap penerima
  • Nomor rekening / nomor e-wallet
  • Nama bank atau penyedia e-wallet
  • Negara tujuan

Kelebihan Non-SWIFT:

  1. Lebih cepat & biaya lebih rendah. Uang bisa sampai dalam hitungan menit atau jam dengan biaya yang lebih terjangkau.
  2. Banyak opsi pengiriman untuk penerima, bisa kirim uang ke rekening bank, e-wallet, atau cash pickup di negara tujuan.
  3. Lebih praktis untuk kebutuhan harian, seperti kirim uang ke keluarga, teman, atau pembayaran freelancer di luar negeri.

Kekurangan Non-SWIFT:

  1. Tidak semua negara mendukung jalur Non-SWIFT, sehingga pilihan tujuan bisa lebih terbatas.
  2. Ada limit transfer tertentu, tergantung kebijakan masing-masing layanan.
  3. Kurang cocok untuk transaksi institusional atau nominal besar yang biasanya membutuhkan sistem formal seperti SWIFT. 

Perbedaan Utama SWIFT dan Non-SWIFT

Kamu bisa melihat detail perbedaan kedua layanan ini dari tabel di bawah ini:

Aspek

SWIFT

Non-SWIFT

Jaringan

Jaringan SWIFT antarbank global.

Partner langsung / jaringan lokal.

Kecepatan

1–5 hari kerja.

Mulai dari hitungan menit hingga beberapa jam/hari (tergantung layanan).

Biaya

Biasanya lebih tinggi karena ada kemungkinan biaya bank perantara.

Biasanya lebih terjangkau, struktur biaya lebih jelas & transparan.

Layanan yang tersedia

Transfer antarbank.

Transfer antarbank, e-wallet, cash pickup, dan lainnya.

Pelacakan

MT103 tracking (dokumen resmi dari bank) dan dapat juga dilacak melalui sistem penyedia layanan (app/website/CS). 

Tracking dari penyedia layanan (app/website/CS).

Limit transaksi

Cocok untuk transaksi besar

Limit bervariasi tergantung layanan & negara tujuan

Contoh penggunaan

Pembayaran ke universitas, supplier, institusi luar negeri

Lebih fleksibel, bisa untuk kirim uang ke keluarga, hingga untuk transaksi bisnis atau mengirim ke institusi resmi.

Panduan untuk Memilih Layanan SWIFT dan Non-SWIFT

Agar lebih mudah menentukan layanan mana yang paling tepat untuk transaksi kamu ke luar negeri, kamu bisa menilai jenis kebutuhan transaksi melalui faktor di bawah ini:

Gunakan SWIFT jika:

  • Kamu perlu membayar institusi resmi seperti universitas, supplier, atau rumah sakit
  • Kamu melakukan transaksi bernilai besar (misalnya di atas IDR 100 juta)
  • Kamu membutuhkan dokumen atau bukti transfer resmi (seperti MT103) dari bank.

Gunakan Non-SWIFT jika:

  • Kamu ingin mengirim uang ke keluarga atau teman
  • Kamu mencari tujuan transfer yang lebih bervariasi seperti ke rekening bank, e-wallet, atau cash pickup.
  • Kamu butuh proses yang lebih cepat dan biaya lebih terjangkau

Tips Transaksi Lancar via SWIFT & Non-SWIFT

Ini dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui saat bertransaksi baik melalui layanan SWIFT dan Non-SWIFT:

  1. Pastikan semua data penerima sudah benar sebelum mengirim

Agar transaksi kamu terhindar dari risiko salah transfer maupun gagal transfer, pastikan untuk memeriksa kembali data pengirim & penerima.   

  1. Cek jam operasional bank negara tujuan

Transaksi kamu bisa diproses lebih lama jika negara tujuan sedang libur nasional atau bank sedang tidak beroperasi. Jadi, periksa dulu hari libur di negara tujuan agar transaksi kamu tidak terhambat.

  1. Gunakan layanan yang memiliki pelacakan transaksi yang jelas

Kamu mengandalkan seorang ‘kurir’ untuk mengirim uang kamu dalam jumlah besar ke luar negeri. Memilih layanan yang memudahkan untuk melacak perjalanan uang kamu tentu akan lebih memberi ketenangan dan menunjukkan keandalan layanan yang kamu pilih.   

  1. Bandingkan biaya & waktu pengiriman sebelum memilih layanan

Layanan SWIFT & Non-SWIFT memiliki karakteristik pengiriman yang berbeda. Oleh karena itu wajib bagi kamu untuk memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan. Kamu bisa gunakan SWIFT untuk transaksi yang cenderung resmi, dan untuk transaksi lebih personal, kamu bisa gunakan layanan non-SWIFT.

Kalau kamu masih bingung memilih antara keduanya, sebenarnya SWIFT dan Non-SWIFT sama-sama digunakan dalam layanan remitansi internasional. Bedanya hanya di jaringan dan kecepatan pengiriman.

Nah, biar kamu tidak merasa ribet untuk memilih layanan yang mana, Topremit menyediakan kedua jenis layanan ini. Kamu bisa pilih sesuai kebutuhan. Pakai SWIFT untuk transaksi resmi bernilai besar, atau Non-SWIFT untuk kirim uang ke keluarga, teman, atau kebutuhan sehari-hari dengan biaya lebih hemat dan waktu lebih cepat.

Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan cara kirim uang ke luar negeri dengan kebutuhanmu, tanpa ribet memilih platform berbeda.

Topremit adalah aplikasi yang membantu kamu mengirim uang dari Indonesia ke lebih dari 90 negara. Pilihan layanannya pun beragam, mulai dari SWIFT hingga berbagai jenis layanan Non-SWIFT seperti Bank Transfer, E-Wallet, hingga Cash Pickup, sehingga kamu bisa memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Nah, kalau kamu masih bingung harus memilih aplikasi untuk transfer uang ke luar negeri, pakai Topremit aja!

Referensi: