Kenali Perbedaan Remitansi dan Money Changer

Jun 22, 2020

Tak jarang orang salah kaprah menyamakan ini. Padahal, kedua layanan ini
berbeda loh.

Nah, apa saja perbedaan keduanya? Berikut penjelasan lebih mendalam mengenai
beda remitansi dan money changer.

Jasa Remitansi
Remitansi adalah jasa pengiriman uang ke luar negeri. Pengiriman uang dilakukan
melalui rekening negara pengirim ke rekening penerima di negara lain.

Uang yang dikirimkan bisa mata uang rupiah atau mata uang asing. Penggunaan
remitansi sering dilakukan oleh para orang tua untuk anaknya yang menempuh
pendidikan di luar negeri.

Atau bisa pula untuk para ekspatriat yang mau mengirim uang ke negara asal.
Remitansi ini pun menjadi layanan yang digunakan oleh para TKI untuk mengirimkan uang ke luar negeri.

Namun, remitansi yang dilakukan orang tua di Indonesia untuk anak di luar negeri dengan TKI yang dikirim dari luar negeri ke Indonesia berbeda.

Pengiriman dari dalam negeri atau Indonesia ke penerima di luar negeri disebut
outward remittance. Sementara, TKI yang mengirimkan uang ke Indonesia dari luar negeri disebut inward remittance.

Rata-rata penyedia jasa remitansi pun memungkinkan penerima uang bisa cash
pick-up di merchant rekanan, jika lokasi tidak dijangkau oleh bank.

Namun, penyedia jasa tidak serta merta dapat memberikan layanan remitansi. Para penyedia jasa remitansi harus mengantongi izin dari Bank Indonesia untuk mulai beroperasi.

Pasalnya, dari remitansi ini akan terlihat masuk dan keluarnya uang asing.
Sehingga, Bank Indonesia perlu memonitor aktivitas transaksi remitansi.

Ada berbagai layanan penyedia jasa remitansi, seperti yang offline yakni Western
Union, Money Gram hingga Pos Indonesia. Sementara, di era digital yang marak
akan financial technology (fintech), penyedia jasa layanan remitansi online pun
sudah hadir seperti Topremit.

Money Changer
Setelah mengetahui apa itu penyedia jasa remitansi, maka sekarang beralih ke
money changer. Layanan ini berbeda dengan remitansi.

Money changer merupakan layanan penukaran mata uang asing. Misalnya, ketika
kamu membutuhkan mata uang asing seperti dolar Amerika Serikat.

Kamu bisa mendatangi money changer dan menukar rupiah yang kamu miliki
dengan dolar AS. Begitupula sebaliknya, jika kamu memiliki dolar AS dan hendak
ditukarkan menjadi rupiah. Kamu tinggal datang ke money changer.

Uang yang akan ditukarkan akan melihat rate secara real-time saat itu. Tukar
menukar uang tersebut biasa dilakukan sebelum melakukan perjalanan ke luar
negeri atau sekadar berinvestasi mata uang asing.

Tak sulit mencari money changer, kini hampir di sebagian besar mal sudah tersedia penyedia jasa money changer.

Namun, tetap perlu diperhatikan adalah lisensi dari Bank Indonesia. Sama seperti
jasa remitansi, layanan money changer pun butuh izin dari Bank Indonesia.

Selain itu, perlu menjadi perhatian, bahwa money changer tidak menerima jasa
pengiriman uang ke luar negeri. Money changer hanya bisa melakukan penukaran
uang.

Sekarang, sudah tak sulit lagi membedakan money changer dan remitansi. Tapi,
keduanya tetap harus mengantongi izin Bank Indonesia. Kamu bisa cek izin money
changer atau jasa remitansi yang berizin Bank Indonesia di situs resmi BI. Selamat
mencoba.