Kliring, RTGS, RTO & BI-FAST: Apa Sih Bedanya?

Dec 4, 2023

Kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan yang cepat, efisien, dan terpercaya jadi semakin berkembang di era yang saat ini berubah pesat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, lahirlah beberapa metode transfer dana seperti kliring, RTGS, RTO, dan BI-FAST. Kebanyakan orang mungkin belum dapat membedakan penggunaan empat metode tersebut, oleh karena itu yuk simak informasinya berikut.  

Kliring

Apa Itu Kliring?

Kliring atau dikenal juga dengan LLG (Lalu Lintas Giro) adalah salah satu metode transfer dana yang dapat dipilih oleh nasabah untuk memindahkan uang dari rekening satu ke rekening yang lain. Secara definisi, kliring berarti pertukaran data keuangan elektronik/warkat antar peserta kliring, baik atas nama nasabah maupun atas nama peserta yang perhitungannya diselesaikan dalam waktu tertentu. Sederhananya, kliring merupakan penyelesaian transaksi dengan memindahkan sejumlah saldo kepada pihak yang berhak menerimanya. Metode pengiriman dengan kliring biasanya menggunakan surat dagang, surat berharga jangka pendek, dan obligasi.

Kliring sangat bermanfaat bagi orang-orang yang punya kebutuhan untuk kirim uang dalam jumlah besar, misalnya untuk kebutuhan bisnis, karena limitnya mencapai Rp1 miliar per hari dengan biaya transfer mulai dari Rp2.900-Rp5.000 (tergantung pada kebijakan bank masing-masing). Biaya transfer yang terjangkau inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa kliring masih banyak digunakan masyarakat Indonesia meskipun penyelesaian transaksinya memakan waktu 2-3 hari kerja bank.

Lalu mengapa transaksi menggunakan layanan kliring bisa memakan waktu hingga berhari-hari? Hal ini tentu berkaitan dengan proses dan mekanisme kliring itu sendiri, ya. Transaksi tidak bisa selesai dalam waktu singkat karena uang yang dikirim dengan layanan kliring harus dikumpulkan terlebih dahulu di sistem Bank Indonesia sebelum ditransfer ke rekening tujuan di waktu yang sudah ditetapkan.

Jenis-Jenis Kliring

Berikut beberapa jenis kliring yang kerap digunakan oleh masyarakat:

Kliring Umum

Kliring umum adalah sarana perhitungan warkat yang dilakukan antar bank dan dalam prosesnya diawasi langsung oleh Bank Indonesia sebagai pihak yang berwenang.

Kliring Lokal

Kliring lokal juga merupakan sarana perhitungan warkat antar bank dalam satu wilayah yang sama, namun pengawasan dan kebijakannya diatur oleh daerah tersebut saja.

Kliring Antar Cabang

Kliring antar cabang adalah salah satu jenis kliring yang dilakukan di antara bank-bank dalam wilayah tertentu dengan cara menjumlahkan seluruh perhitungan dari kantor cabang.

2. RTGS

Apa Itu RTGS?

RTGS atau Real Time Gross Settlement adalah salah satu metode yang cocok digunakan oleh kamu yang memiliki kebutuhan untuk transfer uang dalam jumlah besar. Di metode ini, bank-bank saling terhubung dalam jaringan RTGS milik Bank Indonesia sehingga mendukung transaksi dapat dilakukan saat itu juga (real-time).

Oiya, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, RTGS ini bisa kamu gunakan ketika butuh kirim uang dalam jumlah besar karena minimal jumlah yang dikirim harus Rp100 juta, lho. Dengan jumlah itu, biaya transfer yang dikenakan berkisar antara Rp25.000-50.000, tergantung kebijakan masing-masing bank.

Mekanisme RTGS

Meskipun nama metode ini adalah real time, tapi kamu harus tahu bahwa yang dimaksud bukanlah uang akan diterima dalam waktu yang sama karena biasanya proses penyelesaian transaksi membutuhkan durasi hingga 4 jam atau bahkan lebih cepat. Jadi kalau kamu bertransaksi di pagi hari, uang mungkin akan sampai di rekening penerima saat siang atau sore hari.

Selain itu, jika transaksi dilakukan setelah pukul 15.00 atau di luar jam operasional bank, maka uang baru akan sampai di rekening penerima keesokan harinya. Atau jika kamu melakukan transaksi di tanggal 30 dan 31, transaksi tersebut akan mengalami delay karena bank harus melaksanakan tutup buku. Hal ini juga terjadi untuk transaksi di saat libur ya, pengiriman uang ke rekening penerima akan dilakukan di hari kerja selanjutnya.

3. RTO

Apa itu RTO?

RTO (Real Time Online) adalah metode transfer yang kamu lakukan dengan menggunakan mobile banking, internet banking, dan ATM. Dengan metode ini, uang yang dikirim dapat sampai di rekening penerima dalam jam dan menit yang sama, lho. Singkatnya, ketika saldo pengirim berkurang maka otomatis saldo penerima akan langsung bertambah. Karena kecepatannya inilah metode RTO sangat digemari oleh nasabah untuk memenuhi kebutuhan keuangannya sehari-hari.

Selain karena cepat dan bisa dilakukan kapan saja, RTO juga mendukung pengiriman uang dalam jumlah yang sedikit karena minimal transaksinya hanya Rp10.000 dengan batas maksimal Rp25 juta per harinya. Biaya transfer RTO juga murah nih, hanya Rp6.500 per transaksi.

BI-FAST

Apa Itu BI-FAST?

Bank Indonesia Fast Payment atau BI-FAST kini jadi salah satu metode transfer dana yang populer di kalangan masyarakat Indonesia selain RTO. Diluncurkan sejak 21 Desember 2021, BI-FAST mampu mencuri perhatian pengguna karena menawarkan segudang keuntungan yang digadang-gadang belum pernah ada di metode-metode sebelumnya. Oiya BI-FAST juga disebut sebagai versi lebih modern dari Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), lho.

Keuntungan BI-FAST

Berikut beberapa keuntungan yang dapat kamu nikmati saat melakukan transfer uang dengan menggunakan layanan BI-FAST:

Tingkat Keamanan Terjamin

Sebagai layanan yang diunggulkan Bank Indonesia, BI-FAST sangat dijamin keamanan dan kredibilitasnya. Hal ini dapat terlihat dari adanya berbagai sistem keamanan yang melengkapi BI-FAST, seperti Fraud Detection dan Anti Money Laundering (AML), Countering Financing of Terrorism (CFT), serta Proxy Address yang memungkinkan para pengguna mengirim uang ke penerima dengan email atau  nomor handphone tanpa membutuhkan rekening bank.

Lebih Cepat, Efisien, dan Hemat

Layanan BI-FAST dikenal memiliki kecepatan yang fantastis untuk mentransfer dana antar bank. Uang yang ditransfer dapat diterima hanya dalam hitungan detik saja, lho. Selain itu, limit yang disediakan juga besar, yaitu mencapai Rp250 juta per hari dengan biaya transfer Rp2.500 saja.

Ketersediaan Layanan

Tidak seperti LLG/Kliring, RTGS, dan RTO yang memiliki batas waktu, transaksi dengan BI-FAST dapat dilakukan selama 24 jam. Jadi kapanpun kamu melakukan transaksi, uang akan tetap sampai dalam waktu singkat.

Perbedaan Kliring, RTGS, RTO, dan BI-FAST

Untuk memudahkan kamu dalam mengetahui perbedaan antara kliring, RTGS, RTO, dan BI-FAST, yuk simak rangkumannya berikut:

  1. Kliring/LLG (Lalu Lintas Giro) biasanya membutuhkan waktu 2-3 hari untuk proses penyelesaian transaksi karena dana yang ditransfer dikumpulkan terlebih dahulu di sistem Bank Indonesia. Limit transaksinya pun cukup besar yaitu Rp1 miliar per hari dengan biaya Rp2.900-Rp 5.000 per transaksi, tergantung pada kebijakan masing-masing bank.
  2. RTGS (Real Time Gross Settlement) memungkinkan dana yang dikirim dapat diterima dalam waktu 4 jam atau lebih cepat, tergantung pada waktu yang dipilih untuk melakukan transaksi. Minimal jumlah yang dikirim melalui metode ini adalah Rp100 juta dengan biaya transfer antara Rp25.000-50.000.
  3. RTO (Real Time Online) adalah metode transfer yang dilakukan dengan media elektronik seperti mobile banking, internet banking, dan ATM. Adapun minimal transaksinya adalah Rp10.000 dengan biaya transfer Rp6.500.
  4. BI-FAST (Bank Indonesia Fast Payment) dinilai sebagai versi modern dari metode-metode lainnya yang memiliki beragam keunggulan, yaitu sistem keamanan tingkat tinggi, transaksi dapat dilakukan kapanpun, dan biaya transfer murah yang hanya Rp2.500.

Nah, itulah perbedaan antara kliring, RTGS, RTO, dan BI-FAST. Gimana? Sekarang udah gak bingung lagi kan? Semoga informasinya bermanfaat ya.

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.