Apa Itu UnionPay? Fungsi, Cara Kerja, dan Manfaatnya untuk WNI
Apa itu UnionPay? Kenali jaringan pembayaran asal China ini dan alasan pentingnya bagi WNI sebelum menggunakannya untuk kebutuhan terkait China.
Ringkasan Utama
- UnionPay adalah jaringan kartu perbankan China (bukan e-wallet) yang diterima di 183 negara termasuk Indonesia. Hingga kini, UnionPay menjadi salah satu jaringan kartu terbesar. Sudah ada lebih dari 260 juta kartu UnionPay telah diterbitkan di luar China Daratan.
- Fungsi utama dari kartu Unionpay adalah tarik tunai ATM, transaksi ke merchant, dan pembayaran online, bukan transfer personal antarindividu.
- Kartu Dual Currency dari Bank of China adalah salah satu produk UnionPay yang relevan untuk WNI yang sering bertransaksi antara Indonesia dan China.
- Topremit mendukung pengiriman dana ke rekening bank di China yang terhubung ke kartu UnionPay dengan biaya flat IDR 100,000 dan estimasi kecepatan dalam 20 menit.
Kalau kamu sudah familier dengan Alipay atau WeChat Pay, UnionPay mungkin terasa asing meski sama-sama berasal dari China. Padahal, UnionPay adalah salah satu jaringan pembayaran kartu terbesar di dunia yang penting dipahami, khususnya buat WNI yang sering bepergian atau mengirim uang ke China.
Nah di artikel ini kamu akan lebih mengenal UnionPay, cara bertransaksi dengan kartu ini, hingga batasan yang perlu diketahui pengguna internasional.
Apa Itu UnionPay?

UnionPay (银联, dibaca Yínlián) adalah jaringan kartu perbankan China yang beroperasi di bawah persetujuan People's Bank of China (PBOC), bank sentral China. Didirikan pada 2002, UnionPay berperan sebagai jaringan antarbank yang menghubungkan seluruh mesin ATM dan bank di daratan China, sekaligus jaringan pembayaran kartu debit dan kredit seperti halnya Visa atau Mastercard di skala global.
UnionPay bukan aplikasi keuangan atau dompet digital. Ia tidak punya saldo sendiri dan tidak bisa diunduh di Play Store/App Store. Untuk memakainya, kamu butuh kartu fisik (atau kartu virtual) berlogo UnionPay yang diterbitkan bank tertentu.
5 Jenis Kartu UnionPay
UnionPay memiliki beberapa jenis kartu yang diterbitkan oleh bank sesuai dengan kebutuhan pemegangnya:
- Kartu debit: Memotong langsung dana dari rekening bank yang tertaut. Berdasarkan metode verifikasi transaksinya, kartu jenis ini terbagi menjadi dua, yakni yang berbasis tanda tangan dan berbasis PIN.
- Kartu kredit: Memberi limit pinjaman dari bank penerbit yang harus dibayar kembali sesuai jadwal tagihan. Di Indonesia, beberapa bank menerbitkan kartu kredit UnionPay dengan fitur tambahan seperti cicilan atau reward points.
- Kartu prabayar (prepaid): Dananya perlu diisi terlebih dulu sebelum dipakai, cocok untuk mengontrol pengeluaran atau menghindari biaya transaksi luar negeri yang tinggi.
- Kartu prabayar virtual: Khusus pembayaran online, tidak tertaut ke rekening bank sehingga menambah lapisan keamanan tersendiri.
- Kartu dual/multi currency: Seperti kartu debit UnionPay dual currency dari Bank of China Indonesia yang dibahas sebelumnya, atau kartu debit 3 mata uang (CNY, USD, IDR) dari bank lain, yang dirancang khusus untuk transaksi lintas negara.
Di Indonesia sendiri, beberapa bank sudah bekerja sama dengan UnionPay dengan cakupan berbeda-beda, ada yang sekadar mendukung tarik tunai di ATM (Automated Teller Machine) mereka (seperti Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Permata Bank), dan ada juga yang sudah memperoleh izin untuk menerbitkan kartu debit atau kredit UnionPay resmi (seperti Bank Central Asia (BCA), Bank of China (BOC) Cabang Jakarta, dan Bank Sinarmas).
Kenapa Perlu Mengenal UnionPay?

Bagi kamu yang tidak berencana ke China, memahami UnionPay memang terasa tidak relevan. Namun, perlu diketahui bahwa kartu UnionPay bukan hanya berlaku untuk transaksi di China saja. Kartu ini sudah diterima sebagai salah satu jaringan pembayaran di 183 negara termasuk di Indonesia, lewat kemitraan dengan ribuan institusi keuangan di seluruh dunia.
Per April 2025, lebih dari 260 juta kartu UnionPay telah diterbitkan di 83 negara dan wilayah di luar China Daratan. Di Asia Tenggara saja, jumlah kartu yang diterbitkan telah mendekati 50 juta.
Skala tersebut membuat UnionPay relevan untuk kamu pahami karena kartu ini berpotensi besar akan kamu gunakan saat bepergian, berbisnis, berbelanja, atau melakukan pengiriman uang yang berkaitan dengan China.
Cara Menggunakan UnionPay

Berikut beberapa langkah yang perlu kamu ketahui saat ingin menggunakan UnionPay:
Cara Mendaftarkan Kartu UnionPay
Untuk memiliki kartu UnionPay, kamu dapat registrasi langsung lewat bank yang bermitra dengan jaringan pembayaran ini. Berikut langkah umum registrasinya:
- Pilih bank penerbit yang menawarkan kartu UnionPay sesuai kebutuhan (misalnya Bank of China Indonesia, BCA, atau Permata Bank).
- Ajukan pembukaan rekening dan kartu lewat cabang bank atau kanal digital resminya, sesuai jenis kartu yang dipilih (debit, kredit, atau prabayar).
- Lengkapi dokumen persyaratan, umumnya KTP/paspor, NPWP (khusus kartu kredit), dan slip gaji atau bukti penghasilan jika diperlukan untuk pengajuan kartu kredit.
- Tunggu proses verifikasi dan penerbitan kartu dari bank, yang durasinya bervariasi tergantung kebijakan masing-masing bank.
- Kamu sudah bisa aktivasi kartu setelah verifikasi diterima, biasanya lewat ATM, mobile banking, atau menghubungi customer service bank penerbit, sebelum kartu bisa dipakai bertransaksi.
Cara Bertransaksi dengan Kartu UnionPay
Untuk bertransaksi dengan kartu UnionPay pada umumnya mengikuti langkah-langkah di bawah ini:
- Pastikan merchant, ATM, atau situs yang dituju menerima kartu berlogo UnionPay.
- Untuk transaksi tatap muka, masukkan atau tap kartu di mesin ATM/EDC (Electronic Data Capture) lalu ikuti instruksi di layar.
- Masukkan PIN atau tanda tangani bukti pembayaran, tergantung jenis kartu dan permintaan merchant.
- Untuk transaksi online, masukkan detail kartu (nomor, masa berlaku, kode keamanan), lalu konfirmasi lewat kode OTP yang dikirim ke nomor terdaftar.
- Beberapa merchant juga mendukung pembayaran lewat pemindaian kode QR UnionPay, tanpa perlu menggesek kartu fisik.
Batasan Layanan UnionPay Bagi Warga Negara Non-China

Meski praktis, ada beberapa batasan yang perlu diperhatikan WNI pemegang kartu UnionPay:
- Limit transaksi tetap ada: Baik untuk tarik tunai maupun belanja ada limit transaksi tertentu. Jika butuh nominal lebih besar, pemegang kartu perlu mengajukan kenaikan limit langsung ke bank penerbit.
- Ketergantungan pada jaringan ATM/EDC (Electronic Data Capture) berlogo UnionPay: Di lokasi yang minim infrastruktur ini (misalnya kota kecil di luar China), kartu UnionPay bisa jadi kurang berguna dibanding kartu Visa/Mastercard.
- Bukan solusi untuk transfer personal: Karena UnionPay adalah kartu, bukan dompet digital, ia tidak bisa dipakai untuk mengirim uang langsung ke rekening atau akun e-wallet perorangan di China, beda dengan transfer bank atau top up e-wallet.
- Proses penerbitan kartu memakan waktu: Pengajuan kartu fisik ke bank butuh dokumen dan waktu proses, sehingga kurang cocok untuk kebutuhan mendesak.
Karena batasan-batasan ini, kartu UnionPay cocok dipakai untuk transaksi langsung saat kamu berada di China. Tapi kalau kebutuhannya adalah mengirim uang dari Indonesia ke seseorang di China, entah untuk keluarga, biaya kuliah, atau kebutuhan bisnis, kartu UnionPay saja tidak cukup. Di sinilah layanan remitansi resmi seperti Topremit berperan, karena bisa memproses pengiriman dana langsung ke rekening bank di China tanpa kamu perlu memiliki kartu UnionPay sendiri.
Fungsi UnionPay
Sebagai jaringan kartu, UnionPay punya dua lapis fungsi, yaitu fungsi dasar yang berlaku untuk siapa saja pemegang kartu di mana pun, dan fungsi yang lebih spesifik relevan buat WNI yang bertransaksi antara Indonesia dan China.
Fungsi Umum
Kartu berlogo UnionPay bisa dipakai untuk berbagai jenis transaksi dasar, di antaranya:
- Penarikan tunai di ATM: Baik ATM domestik Indonesia (jaringan GPN/ATM BERSAMA/PRIMA) maupun ATM berlogo UnionPay di luar negeri.
- Pembayaran di merchant: Gesek atau tap kartu di mesin EDC yang mendukung UnionPay.
- Transaksi online: Di situs e-commerce yang mendukung UnionPay Online Payment.
- Pembayaran nirkontak (contactless): Tiap kartu tanpa PIN untuk nominal di bawah batas tertentu.
Fungsi untuk Warga Negara Non-China
Di luar fungsi dasarnya sebagai kartu pembayaran, UnionPay dapat membantu pengguna internasional untuk:
- Tarik tunai di ATM saat berada di China: Berguna ketika transaksi tunai masih dibutuhkan, misalnya untuk kebutuhan harian, transportasi, atau tempat yang belum menerima pembayaran digital tertentu.
- Pembayaran langsung di merchant yang menerima kartu UnionPay: Selama merchant menyediakan mesin EDC, maka kamu bisa bertransaksi untuk membayar hotel, restoran, toko ritel, dan pusat perbelanjaan.
- Transaksi lintas mata uang antara IDR dan CNY: Beberapa kartu UnionPay yang diterbitkan bank tertentu mendukung transaksi lintas mata uang, membantu pengguna yang punya kebutuhan pembayaran dalam mata uang Yuan China.
- Penerimaan uang lewat rekening atau kartu yang terhubung UnionPay: Dalam layanan remitansi tertentu seperti Topremit, UnionPay bisa jadi salah satu metode mengirim uang ke penerima di China, khususnya jika penerima punya rekening bank atau kartu yang terhubung jaringan ini.
- Alternatif transaksi selain e-wallet China: Saat bertransaksi via e-wallet seperti Alipay atau WeChat Pay kurang cocok dipakai terutama untuk pembayaran yang lebih formal, maka transaksi dengan kartu UnionPay bisa digunakan.
Salah satu produk yang relevan buat WNI adalah Kartu Debit UnionPay Dual Currency dari Bank of China Indonesia, kartu yang menyimpan dua mata uang sekaligus (IDR dan CNY) dalam satu kartu, sehingga transaksi di China daratan otomatis memotong saldo CNY, sementara transaksi di luar itu memotong saldo IDR. Ini membantu pemegang kartu menghindari selisih kurs berulang setiap kali bertransaksi.
Contoh limit transaksi untuk kartu UnionPay:
(Limit tersebut dapat berubah sesuai ketentuan bank penerbit masing-masing)
Biaya admin untuk penarikan tunai di jaringan UnionPay di China sekitar CNY 25, sementara untuk pengecekan saldo sekitar CNY 2. Beberapa varian kartu bahkan gratis biaya admin bulanan jika didaftarkan lewat internet banking.
Perbedaan UnionPay dengan Alipay dan WeChat Pay
Ketiganya sama-sama identik dengan ekosistem pembayaran China, tapi cara kerjanya jauh berbeda:
Singkatnya, UnionPay unggul untuk kebutuhan kartu fisik dan tarik tunai, sementara Alipay/WeChat Pay lebih praktis untuk transaksi harian berbasis kode QR tanpa perlu kartu.
Perbedaan UnionPay vs. Visa/Mastercard
Secara fungsi, UnionPay memang setara Visa dan Mastercard, sama-sama jaringan pembayaran kartu yang menghubungkan bank penerbit dengan merchant. Bedanya ada di cakupan dan kekuatan jaringan:
- Dominasi domestik China: UnionPay adalah satu-satunya jaringan yang menghubungkan seluruh ATM bank di daratan China, sehingga jauh lebih diterima di sana dibanding Visa/Mastercard.
- Skala transaksi global: Pada 2015, UnionPay pernah memimpin berdasarkan nilai pembayaran kartu global, terutama berkat besarnya pasar domestik China. Saat ini, UnionPay tetap menjadi salah satu jaringan kartu terbesar dunia, sementara Visa memimpin berdasarkan jumlah transaksi pembelian global pada 2025.
- Kartu kombinasi: Beberapa kartu kredit UnionPay bahkan berafiliasi dengan American Express, Mastercard, atau Visa, sehingga bisa dipakai sebagai kartu jaringan tersebut saat di luar negeri.
- Cakupan luar China: Visa dan Mastercard masih lebih luas diterima secara global di luar Asia, meski UnionPay terus memperluas jaringannya, termasuk melalui kemitraan dengan Discover (AS), RuPay (India), dan JCB (Jepang).
Cara Kirim Uang ke Pengguna Kartu UnionPay China Via Topremit
Topremit, platform remitansi internasional berizin Bank Indonesia, mendukung pengiriman uang ke China lewat metode UnionPay, di samping Bank Transfer, Alipay, dan WeChat Pay. Berikut gambaran biaya dan limitnya:
Jika kebutuhanmu melebihi limit di atas, Topremit tetap bisa memprosesnya dengan dokumen pendukung. Untuk metode UnionPay, kamu bisa mengirim hingga CNY 70,000 per hari, dengan total yang bisa diterima penerima hingga CNY 355,000 per tahun.
Langkah-langkah kirim uang ke China via layanan UnionPay Topremit:
- Unduh aplikasi Topremit di App Store atau Play Store, lalu lakukan registrasi dan verifikasi akun.

- Klik ‘Kirim’ (ikon pesawat kertas) untuk memulai transaksi. Kamu bisa bertransaksi internasional ke satu atau ke banyak penerima sekaligus.

- Pilih "China" sebagai negara tujuan, lalu masukkan nominal yang ingin dikirim. Jangan lupa pilih layanan "UnionPay" sebagai metode transaksi kamu.

- Isi data penerima dengan benar termasuk nomor rekening penerima yang terhubung dengan kartu UnionPay, serta detail tambahan. Lalu klik ‘Pilih pembayaran’.

- Terakhir, lakukan pembayaran dan uang kamu siap dikirim!

Untuk penerima yang belum pernah menerima dana lewat UnionPay sebelumnya, mereka perlu menyelesaikan verifikasi identitas satu kali lewat tautan yang dikirim ke email, meliputi nama dalam aksara China, nomor kartu identitas nasional, foto kartu identitas, serta detail rekening bank penerima. Setelah verifikasi ini selesai, dana akan diterima hanya dalam hitungan menit, dan penerima tidak perlu mengulang proses ini untuk transaksi berikutnya.
Siap kirim uang ke China? Coba kirim uang lewat Topremit dan bandingkan metode yang paling sesuai kebutuhanmu.
FAQ
Apa bedanya UnionPay dengan Alipay atau WeChat Pay?
UnionPay adalah jaringan kartu seperti Visa/Mastercard, sementara Alipay dan WeChat Pay adalah dompet digital berbasis aplikasi. UnionPay lebih cocok digunakan untuk tarik tunai ATM dan transaksi formal, sedangkan Alipay/WeChat Pay lebih praktis untuk pembayaran QR code sehari-hari.
Apakah WNI bisa punya kartu UnionPay?
Bisa. Beberapa bank di Indonesia menerbitkan kartu berlogo UnionPay, salah satunya Kartu Debit UnionPay Dual Currency dari Bank of China Indonesia yang mendukung transaksi IDR dan CNY sekaligus.
Apakah kartu UnionPay bisa dipakai untuk transfer uang ke perorangan di China?
Tidak. UnionPay adalah kartu, bukan dompet digital, sehingga tidak bisa dipakai untuk transfer personal langsung. Untuk kebutuhan ini, gunakan layanan remitansi resmi seperti Topremit.
Berapa biaya dan limit kirim uang ke China lewat UnionPay di Topremit?
Biaya flat IDR 100,000 per transaksi, dengan limit CNY 100-35,000 per transaksi. Jika perlu nominal lebih besar, tersedia limit tambahan hingga CNY 70,000/hari dengan dokumen pendukung.
Apakah penerima perlu verifikasi khusus untuk menerima dana UnionPay?
Ya, tapi hanya untuk transaksi pertama. Penerima perlu memverifikasi identitas lewat tautan email, dan proses ini tidak perlu diulang untuk transaksi berikutnya.
Referensi
- Introduction to UPI | UnionPay International
- UnionPay | Wikipedia
- Kartu Debit UnionPay Dual Currency | Bank of China Indonesia
- Mengirim Uang ke China | Topremit Help Center
- Cara Verifikasi Identitas Penerima UnionPay | Topremit Help Center
- Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) Versi Umum | Bank of China
- Kartu Kredit | UnionPay
- UnionPay Prepaid Card | UnionPay
- Union Pay bumps Visa to No. 2 spot in global payments value | ATM Marketplace
- UnionPay International Powers Seamless Payments for a Culturally and Technologically Enriching Japan Travel Experience - UnionPay International
Read more



