7 E-Wallet Terbaik yang Digunakan di Filipina (Update 2026)

Cari e-wallet terbaik di Filipina 2026, dari GCash hingga Maya. Cek fungsi, akses untuk WNA, dan cara kirim uang dari Indonesia.

Ilustrasi 7 e-wallet terbaik di Filipina seperti GCash, Maya, PalawanPay, ShopeePay, Coins.ph, GrabPay, dan PayPal

Ringkasan Utama

  • GCash dan Maya merupakan dua e-wallet paling populer di Filipina, dengan jaringan penggunaan yang luas untuk pembayaran QR, transfer, belanja, dan kebutuhan sehari-hari.
  • Untuk wisatawan Indonesia, GCash menjadi salah satu pilihan paling praktis karena tersedia fitur GTourist yang memungkinkan pendaftaran menggunakan nomor non-Filipina dan paspor sesuai ketentuan.
  • Selain GCash dan Maya, tersedia pilihan lain seperti PalawanPay, ShopeePay, Coins.ph, GrabPay, dan PayPal, masing-masing dengan kegunaan dan persyaratan verifikasi yang berbeda.
  • Sebagian besar e-wallet populer di Filipina beroperasi di bawah pengawasan Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) sebagai penyedia uang elektronik resmi.
  • Kalau tujuan transaksi hanya untuk mengirim uang dari Indonesia ke e-wallet Filipina disarankan untuk menggunakan layanan remitansi alih-alih membuat akun e-wallet lokal Filipina.

Kalau kamu berencana liburan, menetap, atau sering mengirim uang ke seseorang di Filipina, kamu perlu tahu bahwa e-wallet sudah menjadi bagian penting dari transaksi sehari-hari masyarakat di sana.

Filipina termasuk negara paling sering bertransaksi "cashless" di Asia Tenggara, jadi wajar popularitas dompet digital di sana melejit, karena digunakan hampir di semua transaksi, dari bayar kendaraan umum, belanja di minimarket, sampai kirim uang ke sesama pengguna.

Nah, di artikel ini kamu akan menemukan berbagai e-wallet populer di Filipina beserta kegunaan utamanya. Beberapa di antaranya bahkan relatif lebih mudah digunakan oleh turis asing, sehingga bisa membantu kamu bertransaksi dengan praktis selama berada di Filipina.

Simak penjelasannya di bawah ini.

7 Daftar E-Wallet Terbaik di Filipina

Penting untuk kamu tahu bahwa hampir semua e-wallet di Filipina diawasi oleh Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP), bank sentral Filipina yang setara dengan Bank Indonesia. 

Per September 2024, BSP tercatat telah memberikan lisensi Electronic Money Issuer (EMI) kepada 42 lembaga non-bank dan 27 bank. E-wallet yang dibahas dalam daftar di bawah ini telah memiliki lisensi serupa, jadi layanan tersebut merupakan penyedia uang elektronik resmi yang beroperasi sesuai ketentuan BSP.

Berikut daftar 7 e-wallet populer di Filipina, diurutkan dari yang paling sering digunakan.

1. GCash

Logo GCash, salah satu e-wallet paling populer di Filipina untuk pembayaran, transfer, dan transaksi harian

GCash adalah e-wallet paling dominan di Filipina, dioperasikan oleh Mynt, perusahaan yang dimiliki bersama oleh Globe Telecom, Ayala Corporation, dan Ant Group. 

Per 2026, penggunanya diperkirakan mencapai sekitar 94 juta orang, jumlah yang nyaris menyamai seluruh populasi pengguna smartphone di sana.

E-wallet ini bisa digunakan untuk bayar tagihan, top-up pulsa, transfer antar-bank, scan QR di merchant/warung, sampai belanja online. GCash juga diterima di hampir semua tempat di Filipina, dari pasar tradisional sampai mal.

Kalau kamu lagi berkunjung ke Filipina, GCash paling direkomendasikan untuk kamu gunakan karena akan sangat membantu transaksi harian di sana.

Untuk wisatawan asing, GCash kini menyediakan GTourist, termasuk bagi turis asal Indonesia. Pendaftarannya bisa menggunakan nomor telepon non-Filipina, dan akun akan aktif ketika pengguna berada di Filipina dengan masa berlaku hingga 30 hari.

Persyaratannya berbeda tergantung jenis akun. Untuk fitur yang lebih lengkap, wisatawan dapat melakukan verifikasi menggunakan paspor asing sesuai ketentuan GCash GTourist.

2. Maya

Logo Maya, e-wallet dan layanan bank digital populer di Filipina

Maya (dulu bernama PayMaya), adalah salah satu e-wallet populer di Filipina dan menjadi pesaing utama GCash. Bedanya, aplikasi Maya tidak hanya menyediakan Maya Wallet untuk pembayaran dan transfer, tetapi juga terhubung dengan Maya Bank, bank digital yang memiliki lisensi resmi dari Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP).

Jadi, selain menggunakan e-wallet untuk membayar QR di merchant, belanja online, transfer uang, atau bayar tagihan, pengguna yang memenuhi persyaratan juga bisa mengakses layanan perbankan seperti tabungan langsung dari aplikasi yang sama. Selain itu, ada fitur trading kripto juga langsung di aplikasinya.

E-wallet ini bisa dipakai oleh warga negara di luar Filipina dengan proses pendaftaran yang mirip GCash. Kamu tetap butuh nomor telepon lokal Filipina dan paspor untuk verifikasi identitas.

Untuk akun yang belum menyelesaikan verifikasi identitas, batas saldo dan transaksi bulanannya hingga PHP 50,000. Setelah pengguna menyelesaikan proses verifikasi, termasuk mengirimkan identitas resmi, video selfie, alamat, dan data pribadi yang diperlukan, batas tersebut dapat meningkat hingga PHP 100,000 per bulan.

3. PalawanPay

Logo PalawanPay, e-wallet Filipina untuk kirim uang, cash in, cash out, dan pembayaran tagihan

PalawanPay adalah e-wallet milik Palawan Pawnshop Group, jaringan gadai dan remitansi yang sudah beroperasi sejak 1985. Dalam waktu kurang dari dua tahun sejak diluncurkan, penggunanya sudah menembus 15 juta orang.

E-wallet ini bisa digunakan untuk top up saldo (cash in) dan menarik uang (cash out), mengirim uang ke pengguna lain atau melalui jaringan Palawan Express Pera Padala, bayar tagihan, top up pulsa, hingga bertransaksi menggunakan QR Ph (setara QRIS di Indonesia)

Dari sisi biaya, PalawanPay juga menawarkan biaya transfer yang cukup rendah, mulai dari PHP 5 per transaksi.

Sayangnya, e-wallet ini lebih ditujukan untuk pasar lokal Filipina, jadi kalau kamu cuma berkunjung singkat, GCash atau Maya tetap pilihan yang lebih praktis.

4. ShopeePay

Logo ShopeePay, e-wallet untuk belanja online dan pembayaran digital di Filipina

ShopeePay adalah dompet digital dari Shopee, platform e-commerce di bawah Sea Group. Layanan ini pertama kali diluncurkan di Indonesia pada 2018 sebelum kemudian hadir di Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, dan negara lainnya.

Di Filipina, ShopeePay lebih umum digunakan untuk membayar belanja di Shopee, melakukan pembayaran QR di merchant, membeli pulsa, membayar tagihan, hingga mengirim uang. 

Warga asing tertentu yang tinggal di Filipina juga dapat melakukan verifikasi ShopeePay menggunakan dokumen yang memenuhi persyaratan, seperti Alien Certificate of Registration (ACR). 

Namun, persyaratan ini tidak berarti semua wisatawan atau warga asing otomatis dapat menggunakan ShopeePay Filipina.

Untuk akun yang sudah terverifikasi, ShopeePay menetapkan batas dana masuk dan keluar hingga PHP 100,000, dengan saldo maksimum hingga PHP 100,000.  

5. Coins.ph

Logo Coins.ph, e-wallet Filipina untuk transfer uang, menerima remitansi, pembayaran, dan aset kripto

Coins.ph adalah e-wallet Filipina yang sudah beroperasi sejak 2014 dan juga menyediakan layanan kripto dengan lebih dari 170 jenis cryptocurrency.

Lewat satu aplikasi, pengguna bisa menerima remitansi, membayar tagihan, membeli atau menjual kripto, serta mengirim uang ke bank atau e-wallet lain.

Coins.ph memiliki beberapa tingkat verifikasi akun. Semakin lengkap verifikasinya, semakin besar limit transaksi yang tersedia.

E-wallet ini bisa menjadi pilihan bagi penerima remitansi rutin dari luar negeri, termasuk keluarga pekerja Filipina di luar negeri atau overseas Filipino workers (OFW), serta pengguna yang ingin mengelola pembayaran dan aset kripto dalam satu aplikasi. 

Warga negara asing juga dapat membuat akun Coins.ph dengan menggunakan paspor sebagai salah satu dokumen identitas untuk proses verifikasi, sesuai ketentuan verifikasi Coins.ph.

6. GrabPay

Logo GrabPay, dompet digital di aplikasi Grab untuk pembayaran layanan Grab dan merchant di Filipina

GrabPay adalah fitur dompet digital yang tersedia di dalam aplikasi Grab, salah satu superapp transportasi dan layanan pengantaran yang populer di Asia Tenggara. 

Di Filipina, GrabPay bisa digunakan untuk membayar berbagai layanan Grab seperti GrabCar, GrabFood, dan GrabExpress, serta melakukan pembayaran QR di sejumlah merchant. 

GrabPay juga relatif mudah digunakan karena hanya memerlukan verifikasi ulang nomor telepon lokal Filipina untuk mengaktifkan fiturnya di aplikasi Grab. 

Namun, perlu diketahui bahwa saldo GrabPay di Filipina menggunakan Peso Filipina (PHP). Jika kamu top up menggunakan kartu dari luar Filipina, transaksinya bisa dikenakan biaya konversi mata uang tambahan.

7. PayPal

Logo PayPal, layanan pembayaran online yang digunakan untuk transaksi internasional di Filipina

Walaupun PayPal tidak berbasis di Filipina, tapi e-walletnya cukup umum digunakan di sana, terutama oleh freelancer, pekerja remote, dan pelaku bisnis online yang menerima pembayaran dari klien atau pembeli luar negeri. 

Dana yang diterima melalui PayPal juga dapat ditarik ke sejumlah rekening bank lokal Filipina, seperti BDO, BPI, UnionBank, dan Security Bank.

Karena fokusnya lebih banyak pada pembayaran online dan transaksi lintas negara, PayPal biasanya lebih cocok untuk membayar freelancer atau merchant Filipina yang menerima pembayaran melalui PayPal, dibandingkan untuk transaksi sehari-hari.

Sebagai platform global, PayPal juga dapat digunakan oleh warga asing. Namun, perhatikan biaya penarikannya. 

Penarikan ke rekening bank Filipina gratis untuk nominal di atas PHP 7,000, sedangkan penarikan di bawah nominal tersebut dikenakan biaya PHP 50, dengan waktu pencairan sekitar 1-5 hari kerja.

Tabel Perbandingan E-Wallet Filipina, Mana yang Cocok untuk Kamu?

Supaya lebih gampang membandingkan, berikut perbandingan utama dari 7 e-wallet di atas, mulai dari kegunaan utama sampai seberapa ramah untuk warga asing.

E-Wallet

Kegunaan Utama

Bisa Digunakan Turis/WNA?

GCash

Transaksi harian, transfer, bayar QR & tagihan

Ya. Turis Indonesia bisa menggunakan GTourist dengan nomor non-Filipina. Akun aktif selama 30 hari saat berada di Filipina. (GCash Help Center)

Maya

Pembayaran, transfer & layanan bank digital

Terbatas. Lebih cocok untuk WNA yang tinggal di Filipina karena membutuhkan nomor lokal dan verifikasi identitas.

PalawanPay

Kirim uang, cash in/out & bayar tagihan

Terbatas. Layanannya lebih berfokus pada pengguna lokal Filipina.

ShopeePay

Belanja Shopee, pembayaran QR & transfer

Terbatas. WNA tertentu dapat melakukan verifikasi dengan dokumen yang memenuhi syarat, tetapi tidak otomatis tersedia untuk semua turis.

Coins.ph

Transfer, menerima remitansi & kripto

Bisa untuk WNA, tetapi tetap membutuhkan proses verifikasi identitas.

GrabPay

Bayar layanan Grab, merchant & tagihan

Bisa, dengan verifikasi. GrabPay Wallet mewajibkan proses identifikasi/KYC untuk menggunakan fitur wallet. (Grab)

PayPal

Pembayaran online & transaksi internasional

Ya. PayPal merupakan platform global, tetapi fitur dan ketentuannya mengikuti negara tempat akun didaftarkan.

Kalau disederhanakan, GCash dan Maya tetap dua e-wallet yang paling direkomendasikan untuk kamu gunakan selama liburan atau kerja di Filipina, karena jaringannya paling luas diterima merchant. 

Sisanya bisa jadi pelengkap sesuai kebutuhan, GrabPay kalau kamu sering menggunakan Grab, ShopeePay kalau suka belanja online, dan PayPal kalau berurusan dengan freelancer atau klien luar negeri.

Tapi, kalau tujuanmu memang cuma mau mengirim uang ke pengguna e-wallet di Filipina aja, bukan mau pakai e-wallet, kamu tidak perlu repot bikin akun GCash atau Maya. 

Cukup pakai layanan remitansi seperti Topremit yang bisa transfer langsung ke e-wallet penerima di Filipina, jadi keluarga atau rekan bisnismu tinggal terima uangnya di sana.

Cara Kirim Uang dari Indonesia ke E-Wallet Filipina

Kamu tidak perlu membuat akun e-wallet Filipina sendiri kalau memang tidak relevan dengan kebutuhan kamu. 

Kalau mau sekadar transfer uang ke Filipina, kamu bisa pakai aplikasi remitansi online, misalnya Topremit, yang bisa transfer langsung ke rekening bank atau e-wallet milik penerima di Filipina.

Topremit sendiri sudah berizin Penyelenggara Transfer Dana (PTD) dari Bank Indonesia dan menyediakan opsi pengiriman langsung ke e-wallet GCash & Maya di Filipina dengan biaya flat IDR 65,000 untuk pengiriman uang dalam hitungan menit.

Cara kirimnya sendiri cukup mudah dan cepat. Perhatikan langkah-langkahnya di bawah ini:

  1. Unduh aplikasi Topremit melalui App Store atau Play Store. Lalu, registrasi dan verifikasi akun kamu.
Tampilan aplikasi Topremit di App Store sebagai langkah pertama untuk mengirim uang dari Indonesia ke Filipina
  1. Klik ‘Kirim’ (ikon pesawat kertas) untuk memulai transaksi. Kamu bisa bertransaksi internasional ke satu atau ke banyak penerima sekaligus. 
Tampilan beranda Topremit dengan tombol 'Kirim' sebagai langkah kedua untuk memulai transfer uang ke Filipina
  1. Pilih ‘Filipina’ sebagai negara tujuan dan masukkan nominal uang yang ingin dikirim. Lalu, pilih ‘E-Wallet’ sebagai layanan pengiriman.
Tampilan Topremit saat memilih PHP dan layanan E-Wallet sebagai langkah ke-3 untuk mengirim uang ke Filipina
  1. Lengkapi seluruh data penerima dan detail tambahan yang diperlukan. Setelah itu klik ‘Pilih pembayaran’.
Tampilan konfirmasi transaksi Topremit dengan tombol Pilih pembayaran setelah melengkapi data transfer sebagai langkah ke-4 kirim uang ke Filipina
  1. Terakhir, lakukan pembayaran dan uang kamu siap untuk dikirim!
Tampilan metode pembayaran Topremit dengan tombol Lakukan pembayaran untuk menyelesaikan transfer ke Filipina sebagai langkah terakhir

Cara ini biasanya lebih praktis dibanding transfer bank konvensional, apalagi kalau penerimamu memang sudah terbiasa bertransaksi di e-wallet, seperti GCash dan Maya untuk kebutuhan sehari-hari.

Yuk, upgrade cara transaksi kamu ke Filipina dengan Topremit.

FAQ

1. Apakah aman menggunakan e-wallet di Filipina? 

Umumnya aman, karena hampir semua e-wallet besar seperti GCash, Maya, GrabPay, ShopeePay, dan Coins.ph diawasi langsung oleh BSP sebagai Electronic Money Issuer.

2. E-wallet mana yang paling mudah dipakai turis Indonesia? 

GCash dan Maya paling umum diterima merchant, tapi kalau kamu hanya berkunjung singkat dan tidak mau ribet verifikasi ID, GrabPay dan Coins.ph relatif lebih mudah diakses lewat akun yang sudah kamu pakai di negara lain atau cukup dengan paspor.

3. Bisakah saya top-up e-wallet Filipina langsung dari Indonesia? 

Bisa, lewat layanan remitansi online seperti Topremit yang mendukung transfer langsung ke GCash dan Maya, tanpa perlu penerima punya rekening bank Filipina.

4. Apa bedanya GCash dan Maya? 

GCash lebih unggul dari sisi jangkauan merchant dan jumlah pengguna, sementara Maya punya lisensi bank digital sendiri sehingga fitur tabungan dan pinjamannya lebih terintegrasi dan dijamin PDIC.

5. Apakah e-wallet Filipina bisa dipakai untuk menerima uang dari klien luar negeri?

Untuk kebutuhan itu, PayPal masih paling umum dipakai freelancer dan merchant Filipina, karena bisa langsung ditautkan ke rekening bank lokal untuk penarikan dana.

Referensi

Read more

Cara Terbaik Kirim Uang ke Filipina (Update 2026)
Temukan berbagai cara terbaik kirim uang ke Filipina di sini. Bandingkan harga hingga proses transaksi yang menyesuaikan kebutuhan transfer kamu.
10 Negara yang Menjadi Tujuan Remitansi Terbesar di Dunia
Kenali 10 negara yang menjadi tujuan remitansi terbesar di dunia saat ini dan faktor pendorongnya di sini.
Apa Itu Remitansi?
Remitansi adalah sebuah proses pengiriman uang lintas negara yang sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang, mulai dari bisnis hingga pendidikan. Yuk, pelajari lebih di bawah ini!
Super Gampang! Ini Cara Top Up GCash Filipina dari Indonesia
Sekarang untuk top up GCash, kamu gak perlu jauh-jauh ke Filipina nih karena udah bisa dilakukan dari Indonesia. Caranya? Ya pakai Topremit aja!