Kenali MT103, Dokumen Resmi dalam Transaksi SWIFT

MT103 adalah sebuah teks pesan dalam sistem SWIFT yang berisi instruksi pembayaran dari satu bank ke bank lain untuk menerima transaksi. Selain itu teks instruksi ini juga berguna untuk membantu melacak transaksi kamu. 

Tapi, fungsi MT103 tidak hanya berhenti di sana. Yuk, pelajari lebih lanjut di bawah ini. 

Bentuk MT103

MT (Message Type) 103 sering disebut sebagai dokumen bukti pembayaran. Tapi, bentuk awal dari dokumen ini bukan dalam bentuk cetak seperti invoice atau surat resmi melainkan berupa teks pesan yang diterbitkan oleh jaringan SWIFT. Teks ini dapat diberikan dalam bentuk surat cetak atau PDF (Portable Document Format) apabila ada permintaan dari nasabah.

Berikut salah satu contoh dari MT103:

Berikut adalah penjelasan elemen dan field dalam MT103:

  • Message Type: Menunjukkan jenis pesan SWIFT yang digunakan. MT103 berarti Single Customer Credit Transfer, yaitu instruksi transfer internasional untuk satu penerima.
  • Network: Menjelaskan jaringan pengiriman pesan antarbank yang dipakai. SWIFT FIN (Financial Information Network) adalah jaringan utama SWIFT yang digunakan untuk pertukaran pesan keuangan yang aman, terstandarisasi, dan diakui secara global.
  • Sender: Bank pengirim yang menerbitkan pesan MT103 dan mengirim instruksi pembayaran melalui jaringan SWIFT. Pada layanan remitansi non-bank, yang tercantum di sini biasanya adalah bank mitra, bukan nama perusahaan remitansinya.
  • Receiver: Bank penerima pesan MT103 dalam jaringan SWIFT. Umumnya merupakan bank tujuan akhir transfer sebelum uang diproses ke rekening penerima.
  • MUR (Message User Reference): Referensi pesan yang ditetapkan oleh pihak pengirim untuk kebutuhan internal. Digunakan untuk pencatatan, pelacakan, atau proses rekonsiliasi di sistem pengirim.
  • UETR (Unique End-to-End Transaction Reference) adalah kode unik global yang secara otomatis dibuat untuk setiap transaksi SWIFT. Kode ini digunakan oleh bank untuk melacak posisi dan status transaksi dari awal hingga akhir proses pengiriman. 
  • (:20) Sender’s Reference: Nomor referensi unik yang dibuat oleh bank pengirim untuk mengidentifikasi transaksi. Biasanya digunakan saat proses pelacakan atau konfirmasi pembayaran.
  • (:23B) Bank Operation Code: Kode yang menunjukkan jenis transaksi. Untuk MT103, status-nya hampir selalu CRED, yang berarti credit transfer.
  • (:32A) Value Date / Currency / Amount: Berisi tanggal, mata uang, dan jumlah dana yang dikirim. Perlu dipahami, tanggal di sini adalah tanggal settlement antarbank, bukan selalu tanggal uang diterima oleh bank tujuan. Artinya, walaupun tanggal di :32A sudah berjalan, uang yang dikirim bisa saja baru masuk ke rekening penerima beberapa hari kerja kemudian, tergantung proses bank tujuan.
  • (:50K) Ordering Customer: Informasi pihak pengirim dana, seperti nama dan alamat (serta nomor rekening jika tersedia).
  • (:52D) Ordering Institution: Institusi yang menjalankan transaksi atas nama pengirim. Pada layanan remitansi non-bank, nama perusahaan remitansi biasanya muncul di bagian ini.
  • (:53A) Sender’s Correspondent: Nama bank koresponden yang digunakan oleh bank pengirim untuk memproses transfer internasional SWIFT.
  • (:59) Beneficiary Customer: Informasi penerima dana, termasuk nama dan detail rekening. Data di field ini harus akurat agar transaksi tidak tertahan, tertunda, atau dikembalikan.
  • (:70) Remittance Information: Keterangan atau tujuan pengiriman dana, misalnya pembayaran barang, jasa, atau invoice tertentu. Informasi ini sering digunakan untuk keperluan pengecekan AML dan kepatuhan terhadap regulasi transaksi internasional.
  • (:71A) Details of Charges: Menjelaskan status pembagian biaya transfer, terbagi atas 3 jenis, OUR (pengirim menanggung semua biaya), SHA (biaya dibagi antara pengirim dan penerima), atau BEN (penerima menanggung semua biaya). Pilihan ini akan memengaruhi jumlah uang yang diterima oleh penerima.
  • (:72) Sender to Receiver Information: Instruksi atau informasi tambahan dari bank pengirim ke bank penerima. Biasanya berisi catatan operasional atau klarifikasi khusus terkait transaksi.

Seluruh elemen dan field dalam MT103 bukan sekadar format untuk teknis antarbank. Informasi detail di dalamnya disusun untuk memastikan setiap transaksi lintas negara transparan, dapat ditelusuri, sesuai dengan ketentuan regulasi internasional dan Anti-Money Laundering (AML).

Fungsi MT103 untuk Transaksi SWIFT

Walaupun sekarang banyak layanan remitansi digital sudah menyediakan bukti transaksi dan pelacakan secara otomatis, MT103 masih sering dibutuhkan dalam kondisi tertentu. Berikut beberapa fungsi dan alasan mengapa MT103 masih relevan hingga sekarang:

1. Sebagai Instruksi Pembayaran

Sejak awal, teks tertulis ini dibuat dengan tujuan menjadi instruksi untuk mengirim uang dari bank pengirim ke bank penerima yang terlibat dalam transaksi SWIFT. Peran ini belum berubah hingga sekarang.

2. Sebagai Konfirmasi ke Penerima

Dalam transaksi bisnis internasional, penerima dana sering meminta bukti bahwa uang sudah benar-benar dikirim. MT103 bisa digunakan sebagai bukti resmi bahwa bank pengirim telah menginstruksikan pembayaran melalui jaringan SWIFT, meskipun dana belum masuk ke rekening penerima. 

3. Bukti Saat Uang Masih dalam Proses

Transaksi melalui SWIFT tidak selalu langsung sampai di hari yang sama karena prosesnya bisa melewati satu atau beberapa bank koresponden. Jika uang belum diterima, MT103 bisa menjadi bukti bahwa transaksi sudah diproses dan masih berada dalam jalur pengiriman antarbank.

4. Membantu Pelacakan Transaksi

Dengan adanya UETR (Unique End-to-End Transaction Reference) dalam MT103, bank pengirim dapat melacak posisi uang apakah masih di bank koresponden, atau sudah diterima oleh bank tujuan.

5. Kebutuhan Administrasi & Audit

Untuk transaksi bernilai besar atau transaksi bisnis, MT103 sering dibutuhkan sebagai dokumen pendukung pencatatan keuangan, audit internal, atau laporan transaksi ke pihak terkait.

Cara Mendapatkan MT103

Seperti penjelasan sebelumnya, MT103 tidak otomatis tersedia di setiap transaksi remitansi melalui jaringan SWIFT. Jika kamu membutuhkannya, kamu perlu mengajukan permintaan ke pihak bank atau jasa remitansi non-bank tempat kamu melakukan transaksi. 

Secara umum, prosesnya seperti ini:

  1. Pastikan proses transaksi kamu melalui jaringan SWIFT.
  2. Ajukan permintaan MT103 ke bank atau layanan remitansi non-bank yang kamu pakai.
  3. Pihak bank atau layanan remitansi akan meminta teks MT103 ke jaringan SWIFT.
  4. MT103 akan diberikan dalam bentuk dokumen cetak atau file PDF.

Perlu diketahui, pada beberapa layanan, penerbitan MT103 bisa dikenakan biaya tambahan karena sifatnya permintaan khusus. MT103 juga tidak bisa menjadi bukti bahwa uang pasti sudah masuk ke rekening penerima, tapi tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa instruksi pembayaran sudah dikirim oleh bank pengirim, bukan jaminan bahwa uang sudah diterima oleh penerima transaksi.

MT103 Masih Relevan dalam Aktivitas Remitansi Digital

Di era berkembang pesatnya remitansi digital sekarang, peran dokumen MT103 ternyata masih sangat dibutuhkan, terutama bagi mereka pengguna layanan SWIFT. Hal ini dikarenakan dokumen ini masih sering digunakan sebagai dokumen pendukung untuk verifikasi dan penelusuran status transaksi, terutama ketika dana belum masuk ke rekening penerima meskipun transaksi telah dinyatakan berhasil terkirim.  

MT103 juga bukan hanya disediakan kepada pengguna layanan SWIFT bank saja, namun juga tersedia bagi pengguna layanan SWIFT non-bank apabila dibutuhkan, contohnya seperti di aplikasi pengiriman uang internasional Topremit

Nah di Topremit, selain dengan MT103, kamu juga bisa melakukan pelacakan transaksi dengan fitur Lacak Transaksi. Jadi pengiriman uang ke luar negeri kamu dengan jaringan SWIFT dapat dilacak secara transparan dan jelas. 

Referensi

Read more

Bank Koresponden & Perannya dalam Transaksi Internasional
Bank koresponden sangat berperan penting dalam transaksi lintas negara. Yuk, kenali lebih peran dan fungsi dari bank ini di artikel ini.
Kenali SWIFT: Definisi, Fungsi & Cara Kerjanya
Jaringan SWIFT berperan sangat penting dalam transaksi Internasional. Yuk, kenali definisi SWIFT hingga cara kerjanya di artikel ini.
Layanan SWIFT vs Non-SWIFT: Mana Pilihan yang Tepat untuk Kamu?
Pahami perbedaan layanan transfer via SWIFT dan Non-SWIFT untuk membantu kamu bertransaksi luar negeri.
Kenali SWIFT Code/BIC dan IBAN Buat Kirim Uang ke Luar Negeri!
Mau tahu apa perbedaan SWIFT Code/BIC dan IBAN? Yuk, simak penjelasan lebih lengkapnya hingga tips agar transfer internasional kamu lancar.