Simak! Ini Cara Jadi Reseller Barang Impor
Kamu mau jadi reseller barang impor? Gini nih caranya: 1. Siapkan modal yang cukup 2. Lakukan riset pasar dan produk 3. Temukan supplier yang tepercaya
Bisnis reseller barang impor semakin populer di Indonesia, terutama karena meningkatnya minat masyarakat terhadap produk luar negeri. Nah, buat kamu yang tertarik untuk menjadi reseller, yuk simak informasi lengkap tentang reseller barang impor berikut!
Kenapa Harus Jadi Reseller Barang Impor?
Usaha-usaha yang berkaitan dengan impor biasanya memang memiliki potensi keuntungan yang cukup besar, termasuk reseller barang impor. Nah selain itu, berikut beberapa benefit lain yang bisa kamu nikmati ketika menjadi reseller barang impor.
1. Jumlah keuntungan dapat ditentukan sendiri
Kamu bisa menentukan sendiri jumlah keuntungan yang mau kamu dapatkan. Hal ini disebabkan karena biasanya persaingan harga untuk barang-barang impor tidak terlalu tinggi.
2. Tidak perlu memproduksi barang yang ingin dijual
Sebagai reseller, kamu tidak perlu membuat atau memproduksi sendiri barang yang ingin kamu jual. Tapi harap diingat ya, kamu harus menemukan supplier yang tepercaya dengan produk berkualitas sehingga kamu bisa lebih fokus ke pemasaran.
3. Dapat menjangkau pasar yang lebih luas
Nah sebagaimana yang kita ketahui, sekarang kegiatan pemasaran dapat dilakukan secara online. Para reseller barang impor juga bisa melakukan hal yang sama nih supaya bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan calon konsumen yang lebih banyak.
Bagaimana Cara Menjadi Reseller Barang Impor?
Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu terapkan untuk menjadi reseller barang impor.
1. Siapkan modal yang cukup
Sama seperti usaha-usaha lainnya, untuk menjadi reseller barang impor kamu memerlukan modal. Jadi pastikan kamu memiliki modal yang cukup, ya, karena bisnis ini biasanya membutuhkan modal lebih banyak dari bisnis biasa.
2. Lakukan riset pasar dan produk
Riset pasar sangat penting untuk dilakukan sebelum kamu menjalankan bisnis impor. Kamu harus mengetahui terlebih dahulu apa permasalahan yang ada di pasar, apa solusi yang konsumen butuhkan, baru kamu bisa menentukan produk yang dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Jangan lupa juga untuk memperhatikan produk substitusi yang mungkin bisa menjadi pengganti untuk produk yang kamu jual, ya.
Oiya, kamu disarankan untuk memilih produk-produk yang berisiko rendah namun profitabilitasnya tinggi. Produk dengan risiko rendah yang dimaksud misalnya produk yang pengirimannya mudah dan harganya terjangkau.
3. Temukan supplier yang tepercaya
Di zaman sekarang, kamu bisa menemukan supplier di luar negeri secara online. Misalnya dengan mengakses berbagai marketplace B2B internasional seperti Alibaba. Selain itu, kamu juga bisa mengikuti acara pameran barang impor jika ingin mencari supplier secara offline, ya.
Nah tapi kamu perlu memperhatikan beberapa hal saat mencari supplier di luar negeri nih, misalnya apakah negara supplier memang memiliki spesialisasi dalam produksi barang tersebut, apakah ada aturan khusus untuk ekspor dan impor barang tertentu, dan kredibilitas dari supplier itu sendiri.
Baca juga: 7 E-Commerce China Terbesar dan Paling Populer
4. Lakukan pemasaran secara online
Maraknya penggunaan media online untuk kegiatan pemasaran juga dapat menjadi peluang. Kamu bisa memanfaatkan media sosial hingga mesin pencari untuk memasarkan barang-barang impor yang kamu jual sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk sewa tempat, listrik, dan lainnya. Pemasaran secara online juga memungkinkan kamu bisa menjangkau pasar yang lebih luas, lho.
5. Buat Angka Pengenal Impor (API)
Di dalam hal impor barang, di Indonesia sendiri dikenal adanya Angka Pengenal Impor (API). Angka ini berfungsi sebagai identitas resmi para importir dan untuk memudahkan pemerintah dalam memberikan pengawasan terhadap barang-barang yang masuk ke Indonesia.
Kamu disarankan untuk memiliki API jika ingin menjadi reseller barang impor karena importir yang dengan API cenderung dapat melewati proses pemeriksaan bea cukai secara lebih cepat.
6. Pilih metode pembayaran yang efisien
Pembayaran ke supplier di luar negeri dapat dilakukan lewat berbagai cara, seperti tunai, Letter of Credit, dan transfer. Dari berbagai alternatif tersebut, tentu saja yang paling mudah dilakukan adalah transfer. Kamu dapat memilih layanan remitansi untuk kirim uang langsung ke rekening bank supplier.
Nah salah satu layanan remitansi terbaik untuk pembayaran supplier di luar negeri adalah Topremit. Dengan Topremit, kamu bisa kirim uang untuk bisnis impor di manapun dan kapanpun secara online, cukup lewat aplikasi.
Gak perlu takut mahal karena biaya transfer di Topremit cuma mulai dari IDR 45K (tergantung negara tujuan) dan bersifat flat, jadi berapapun jumlah yang kamu kirim, biaya transfernya akan tetap sama. Plus, uang kamu juga akan sampai ke rekening supplier di luar negeri mulai dalam hitungan menit aja, lho.
Soal keamanan, kamu juga gak perlu khawatir karena Topremit sudah dilisensi oleh Bank Indonesia sejak 2009. Jadi semua transaksi kamu dijamin 100% aman!
Baca juga: Melakukan Pembayaran di Alibaba? Ini dia 4 Caranya!
Kendala Para Reseller Barang Impor
Sebagai reseller barang impor, kamu mungkin dapat menghadapi kendala-kendala sebagai berikut.
- Kesulitan menemukan supplier tepercaya dengan produk berkualitas dan harga kompetitif.
- Terhambatnya proses komunikasi karena keterbatasan bahasa.
- Proses pengiriman, bea cukai, dan logistik yang terkadang tidak sesuai harapan.
- Kualitas produk yang tidak sesuai dengan standar yang diinginkan.
Untuk mengatasi kendala-kendala di atas, kamu bisa melakukan hal-hal antara lain:
- Gunakan platform resmi seperti Alibaba, Taobao, dan Amazon.
- Pelajari dasar-dasar bahasa Inggris atau gunakan alat penerjemah untuk berkomunikasi dengan supplier.
- Cari informasi mengenai kebijakan impor yang berlaku di Indonesia maupun negara asal supplier.
- Jika memungkinkan, kamu bisa meminta sampel produk atau membeli barang dalam jumlah sedikit terlebih dahulu untuk memastikan kualitasnya.
Itu dia informasi-informasi mengenai reseller barang impor yang harus kamu ketahui. Semoga informasinya bermanfaat, ya!