Panduan Lengkap HS Code untuk Eksportir & Importir

Tumpukan kontainer pengiriman berbagai warna di pelabuhan, menandakan aktivitas ekspor dan impor internasional.

Buat kamu yang sering berkecimpung di dunia ekspor-impor, pasti tahu dong kalau urusan dokumen dan bea cukai itu sering jadi tantangan tersendiri. Nah, salah satu hal penting yang gak boleh terlewat adalah HS Code.

Bagi banyak pelaku usaha, khususnya UMKM yang sedang merintis usaha ekspor atau impor, memahami HS Code adalah sebuah tantangan tersendiri, karena HS Code berperan penting dalam menentukan tarif bea cukai suatu produk, baik saat kamu mengirim ke luar negeri maupun ketika mengimpor untuk kebutuhan produksi.

Kalau salah menentukan kode, tarif yang dikenakan bisa jadi lebih tinggi atau proses pengiriman malah terhambat. Jadi, sebenarnya apa sih HS Code itu?

Apa itu HS Code?

HS Code (Harmonized System Code) adalah sistem klasifikasi barang internasional yang dibuat oleh World Customs Organization (WCO). HS Code biasanya terdiri dari 6 digit angka yang menjadi identitas suatu produk seperti barang, jenis, sifat, atau negara asalnya. Setiap angka memiliki arti berikut:

  • Angka pertama menggambarkan kategori umum produk;
  • Dua angka berikutnya menunjukkan sub-kategori produk;
  • Dua angka selanjutnya memberikan informasi lebih rinci tentang jenis barang;
  • Angka terakhir menunjukkan variasi tertentu dari barang;

Dengan kode ini, petugas bea cukai di seluruh dunia bisa langsung tahu jenis barang yang kamu kirim, tanpa perlu bingung soal bahasa atau istilah.

Manfaat HS Code dalam Ekspor dan Impor

1. Menentukan tarif bea masuk & pajak

Salah satu manfaat utama HS Code adalah sebagai dasar perhitungan tarif bea masuk dan pajak di negara tujuan. Setiap jenis barang memiliki tarif berbeda, tergantung kategori dan sifat produknya. Nah, dengan HS Code yang tepat, harga yang kamu bayarkan ke bea cukai akan sesuai dengan klasifikasi barangnya.

2. Memastikan kelancaran di bea cukai

HS Code berfungsi seperti “paspor” bagi barang yang keluar-masuk negara. Dengan HS Code yang benar, petugas bea cukai langsung tahu barang apa yang dikirim, sehingga proses pemeriksaan lebih cepat dan lancar. Sebaliknya, jika kode yang dicantumkan salah, barang bisa tertahan di pelabuhan, diperiksa lebih lama, bahkan ditolak masuk ke negara tujuan. 

3. Membantu statistik perdagangan

HS Code tidak hanya berguna bagi pebisnis, tapi juga untuk pemerintah dan lembaga internasional. Dengan HS Code, data ekspor-impor suatu negara dicatat berdasarkan HS Code untuk mengetahui tren perdagangan global. 

Cara Cek HS Code 

Untuk mengecek HS Code, eksportir atau importir bisa menggunakan portal resmi Bea Cukai negara kamu. Kalau di Indonesia, kamu dapat memeriksanya lewat situs INSW (Indonesia National Single Window) di https://insw.go.id/intr. Cukup masukkan nama atau deskripsi produk, lalu sistem akan menampilkan HS Code beserta tarif pajak dan bea masuk yang berlaku. Kalau masih ragu, konsultasi dengan freight forwarder atau customs broker juga bisa jadi solusi cepat agar barangmu tidak salah klasifikasi saat melewati bea cukai.

HS Code Aman, Urusan Pembayaran Juga Lebih Aman dengan Topremit

Dengan HS Code, barang ekspor atau impor bisa melewati bea cukai tanpa hambatan, tarif sesuai aturan, dan dokumen lebih cepat diproses. Tapi bisnis internasional tidak berhenti sampai urusan barang lolos bea cukai saja. Setelah itu, pembayaran lintas negara juga harus berjalan lancar. Nah, di sinilah Topremit hadir sebagai solusi.

Dengan Topremit, kamu bisa kirim uang ke luar negeri lebih cepat, aman, dan transparan tanpa biaya tersembunyi. Cukup lewat aplikasi, maka uang kamu akan sampai ke rekening penerima mulai dari 5 menit. Kamu gak perlu ke bank buat antre atau nunggu berhari-hari karena semua urusan pembayaran supplier dijamin mudah dan cepat pakai Topremit. 

Khusus pengguna baru, kamu juga bisa nikmati voucher kirim uang ke luar negeri DISKON 50% dengan registrasi pakai kode referral ‘HSCODE25’ lho. Nanti, vouchernya akan langsung tersedia di akun kamu dan bisa langsung dipakai. Promo ini cuma berlaku sampai 31 Desember 2025, ya.

Jadi, tunggu apa lagi? Kalau HS code ada buat menjaga kelancaran urusan barang, yuk percayakan Topremit untuk menjaga kelancaran urusan keuangan bisnismu. Buruan coba Topremit sekarang 📲