Cara Bayar Kuliah di Malaysia Anti Ribet

Ringkasan Utama

  • Biaya kuliah di Malaysia sangat bervariasi tergantung jenis kampus dan program, mulai dari sekitar Rp87 juta hingga Rp800 jutaan untuk masa studi beberapa tahun.
  • Pembayaran uang kuliah dari Indonesia sebaiknya dilakukan langsung ke rekening resmi kampus dan dilengkapi student ID, nomor induk mahasiswa, atau reference number agar mudah diverifikasi.
  • Untuk mengirim uang kuliah ke Malaysia, jangan hanya membandingkan biaya transfer saja. Pastikan juga nominal yang ingin ditransfer, kurs yang digunakan, serta ada atau tidaknya potongan biaya tambahan.
  • Sebaiknya lakukan pembayaran uang kuliah 2-3 hari kerja sebelum deadline dan simpan invoice serta bukti transfer untuk mengantisipasi keterlambatan atau kebutuhan verifikasi dari kampus.
  • Dengan Topremit, pembayaran kuliah ke Malaysia bisa dilakukan secara online melalui Bank Transfer, dengan biaya mulai Rp45,000, pilihan pengiriman hingga hitungan menit, dan dana diterima secara penuh tanpa potongan biaya tambahan.

Malaysia adalah salah satu negara yang kini banyak dijadikan sebagai pilihan melanjutkan studi oleh mahasiswa asal Indonesia. Pasalnya, banyak kampus terbaik di Malaysia yang kualitasnya tak kalah dengan negara-negara di Eropa.

Salah satu kendala yang kerap dihadapi oleh mahasiswa Indonesia yang ingin menempuh perkuliahan di Malaysia adalah masalah biaya, misalnya informasi besaran biaya yang dikenakan hingga cara pembayaran uang kuliah yang dianggap cukup merepotkan karena perbedaan kurs.

Nah berikut informasi mengenai biaya dan cara pembayaran uang kuliah di Malaysia yang dirangkum khusus untukmu.

Biaya Kuliah di Malaysia

Berikut beberapa perkiraan rata-rata biaya kuliah di Malaysia yang harus dibayarkan selama menempuh pendidikan dalam 3,5 hingga 4 tahun.

1. Universitas Negeri

Biaya kuliah di universitas negeri Malaysia berbeda-beda tergantung program dan jurusan yang kamu ambil. Namun saat ini, rata-rata biaya yang dibutuhkan berada di kisaran RM 41,760 - RM 93,525 atau sekitar Rp150.34 juta - Rp336.69 juta rupiah (dihitung berdasarkan kurs pada Agustus 2026).

2. Universitas Swasta

Hampir mirip seperti di Indonesia, biaya kuliah universitas swasta di Malaysia juga cenderung lebih mahal nih dibanding universitas negeri. Rata-rata biaya yang dibutuhkan berkisar antara RM 24,360 - RM 145,290 atau jika dirupiahkan dengan kurs Agustus 2026, jumlahnya sekitar Rp87.70 juta - Rp523.04 juta, tergantung universitas dan jurusan yang dipilih.

3. Cabang Kampus Internasional

Selain universitas negeri dan swasta, di Malaysia juga terdapat cabang kampus kelas dunia asal negara lain seperti Inggris atau Australia, misalnya University of Nottingham Malaysia dan Monash University Malaysia. Adapun biaya kuliah di universitas-universitas tersebut berkisar antara Rp350 juta hingga Rp700 jutaan.

4. Universitas Penyedia Twinning Program

Saat melanjutkan pendidikan di Malaysia, kamu bisa, lho, menempuh perkuliahan di dua kampus berbeda dalam satu masa studi dengan mendaftar di kampus penyedia twinning program.

Program ini diadakan di beberapa universitas terkemuka dengan dua tahun pertama pendidikan dilakukan di Malaysia dan dua tahun selanjutnya dilanjutkan di universitas lain di negara yang berbeda. Biaya kuliah yang kamu butuhkan untuk mengikuti program ini adalah Rp291 juta sampai Rp800 jutaan.

Baca juga: Jadi Negara Favorit, Simak Tips Sebelum Kuliah di Malaysia!

Cara Bayar Kuliah di Malaysia Super Gampang

Perbedaan kurs dan mata uang kerap menimbulkan permasalahan tersendiri bagi mahasiswa yang berkuliah di luar negeri, termasuk Malaysia. Proses ribet, biaya transfer mahal, hingga kurs yang tidak menguntungkan akan sering kamu temui jika tidak menggunakan alternatif terbaik untuk membayar uang kuliah.

Tapi sekarang kamu bisa lebih tenang, soalnya udah ada Topremit yang bisa bantu kamu bayar biaya kuliah di Malaysia dengan mudah, murah, cepat lagi! Kok bisa sih? Ini alasannya:

1. Transaksi Dari Mana Aja, Kapan Aja, Bisa!

Gak ribet lagi deh soalnya kamu bisa buat transaksi secara online, cukup dari aplikasi Topremit yang bisa kamu download di App Store atau Play Store. Jadi mau transfer kapan aja dan dimana aja, pasti bisa.

2. Biaya Transfer Flat, Mulai dari IDR 45K

Dengan layanan Bank Transfer Mode Normal, kamu hanya akan dikenakan biaya transfer Rp45,000 dan uang bisa sampai langsung ke rekening tujuan di hari yang sama. Udah gitu transaksi kamu dijamin tanpa biaya tersembunyi, jadi uangnya akan diterima dalam full amount. Murah dan hemat banget kan?

3. Uang Sampai dalam 20 Menit

Nah kalau mau alternatif yang lebih cepat, pilih layanan Bank Transfer Mode Instan ya agar uang kamu sampai dalam 20 menit. Biaya transfernya pasti gak mahal dong, cuma IDR65,000 aja!

Langkah-Langkah Bayar Kuliah di Malaysia dengan Topremit

Udah penasaran gak sih gimana langkah-langkah bayar uang kuliah dengan Topremit? Gini caranya:

  1. Unduh aplikasi Topremit melalui App Store atau Play Store. Lalu, registrasi dan verifikasi akun kamu.
  1. Klik ‘Kirim’ (ikon pesawat kertas) untuk memulai transaksi. 
  1. Pilih ‘Malaysia’ dan masukkan nominal uang yang ingin dikirim. Jangan lupa untuk memilih layanan ‘Bank Transfer Mode Instan’ agar transaksi kamu bisa segera dikirim dalam hitungan menit.
  1. Lengkapi seluruh data transaksi yang diperlukan termasuk detail tambahan, lalu klik 'Pilih pembayaran'.
  1. Terakhir, lakukan pembayaran dan uang kamu siap untuk dikirim!

Gimana? Gampang banget kan? Tapi perlu kamu tahu bahwa bayar kuliah ke luar negeri itu bukan cuma soal transfer dan selesai. 

Ada beberapa hal kecil yang sering terlewat, padahal kalau salah bisa bikin pembayaran ditolak, telat tercatat di sistem kampus, atau malah ditahan karena data penerima tidak cocok. 

Yuk, lakukan tips di bawah agar pembayaran kuliah berjalan lancar.

Tips Agar Pembayaran Kuliah Tidak Bermasalah

Berikut beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan supaya proses bayar kuliah di Malaysia berjalan mulus.

Bayar Sebelum Deadline

Transfer lintas negara butuh waktu untuk diverifikasi, dan sebagian kampus tetap menerapkan denda kalau pembayaran telat tercatat, UM-Wales misalnya mengenakan denda keterlambatan sebesar RM 5 per hari mulai dari tanggal 8 untuk cicilan uang kuliah tiap bulannya.

Selesaikan transaksi minimal 2-3 hari kerja sebelum tenggat, supaya masih ada ruang kalau ada kendala selama transaksi.

Gunakan Rekening Kampus dari Sumber Resmi

Jangan asal transfer ke rekening yang dikirim lewat chat atau email yang belum jelas asal-usulnya. Cek detail rekening resmi lewat invoice, student portal, atau langsung tanya bagian finance/bursary kampus. 

Universiti Malaya, misalnya, mencantumkan seluruh metode pembayaran resminya, dari transfer bank, FPX, sampai partner pembayaran internasional langsung di halaman resmi bursary kampus, bukan lewat perantara yang belum terverifikasi.

Pastikan Student ID atau Reference Benar

Setiap pembayaran biasanya perlu dilengkapi nomor identitas seperti student ID, nomor induk mahasiswa, atau reference number. 

Ini bukan formalitas, tapi tanpa data ini, kampus bisa kesulitan mencocokkan pembayaran dengan mahasiswa yang bersangkutan, apalagi kalau nama pengirim beda dengan nama mahasiswa, misalnya jika pembayaran uang kuliah dilakukan oleh orang tua. 

Periksa Nominal MYR yang Akan Diterima

Jangan cuma lihat berapa Rupiah yang kamu transfer, cek juga berapa Ringgit Malaysia (RM/MYR) yang benar-benar sampai di rekening kampus. 

Tiap penyedia transfer punya kurs dan struktur biaya berbeda, jadi kurs yang terlihat murah bisa saja tetap terpotong biaya penerima, biaya perantara dan sebagainya.

Tapi, kamu tidak perlu mengkhawatirkan hal itu kalau pakai Topremit, karena layanan ini memastikan uang kamu diterima secara penuh tanpa potongan biaya tambahan lagi.

Simpan Invoice dan Bukti Pembayaran

Setelah transfer selesai, jangan langsung hapus semua bukti transaksi. 

Simpan invoice dari kampus dan bukti transfer (dari bank/penyedia remitansi) minimal sampai satu semester berjalan. Dokumen ini berguna untuk membantu verifikasi transaksi kamu ke pihak kampus. 

Untuk pembayaran nominal besar, sebaiknya siapkan juga invoice atau dokumen pendidikan sebagai bukti tujuan transaksi, karena sejak 1 Juli 2026 Bank Indonesia mewajibkan dokumen pendukung untuk transfer valas ke luar negeri dengan nilai setara di atas USD 25,000. 

Kalau biaya kuliahmu besar, siapkan dokumennya dari awal supaya transfer tidak tertunda.

Kalau kamu ingin proses kirim biaya kuliah lebih praktis tanpa perlu bolak-balik cek rekening atau kurs manual, kamu bisa pertimbangkan layanan kirim uang ke Malaysia dari Topremit sebagai salah satu opsi.

Tapi bukan cuma uang kuliah, Topremit juga bisa dipakai untuk top up e-wallet Touch ‘n Go. Plus kamu dan keluarga pun bisa mengandalkan Topremit sebagai alternatif mengirim biaya hidup dari Indonesia selama kamu berkuliah di Malaysia.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk, download Topremit sekarang!

FAQ

Apakah orang tua di Indonesia bisa membayar uang kuliah ke rekening universitas di Malaysia?

Bisa, selama universitas menerima pembayaran melalui transfer bank internasional dan data penerima yang dimasukkan sesuai dengan instruksi pembayaran dari kampus.

Data apa saja yang perlu disiapkan sebelum membayar uang kuliah ke Malaysia?

Umumnya kamu membutuhkan nama penerima atau universitas, nama bank, nomor rekening, serta informasi tambahan seperti nomor mahasiswa atau keterangan pembayaran jika diminta oleh kampus.

Apakah pembayaran uang kuliah sebaiknya dikirim dalam MYR atau IDR?

Jika tagihan kampus menggunakan Ringgit Malaysia (MYR), biasanya lebih praktis mengirim langsung dalam MYR agar nominal yang diterima sesuai dengan jumlah yang tercantum di invoice.

Apakah kurs bisa memengaruhi jumlah biaya kuliah yang harus dibayar?

Ya. Jika pembayaran berasal dari Rupiah, perubahan kurs IDR/MYR dapat membuat jumlah Rupiah yang perlu kamu keluarkan naik atau turun.

Bagaimana cara memastikan pembayaran uang kuliah sudah diterima oleh kampus?

Simpan bukti transfer setelah transaksi berhasil dan kirimkan ke bagian keuangan universitas jika diperlukan untuk verifikasi pembayaran.

Referensi

Read more

Cara Cepat Kirim Uang ke Malaysia (Update 2026)
Cari cara cepat kirim uang ke Malaysia? Simak pilihan metode transfer, syarat transaksi, dan tips agar uang sampai lebih lancar.
Top 8 Negara Asal Ekspatriat Terbanyak di Indonesia: Insight Penting Untuk Bisnis Kamu
Ketahui 8 negara asal ekspatriat terbanyak di Indonesia serta insight kebutuhan mereka untuk peluang bisnis kamu.
Apa Bedanya Ekspatriat dan Pekerja Migran? Ini Penjelasan Lengkapnya
Ekspatriat dan pekerja migran sama-sama bekerja di luar negeri, tapi punya berbagai perbedaan. Yuk pelajari lebih di sini.
Apa Itu Remitansi?
Remitansi adalah sebuah proses pengiriman uang lintas negara yang sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang, mulai dari bisnis hingga pendidikan. Yuk, pelajari lebih di bawah ini!